Jika benar mendarat di Indonesia, Van Bronckhorst jelas bukan sosok sembarangan. Latar belakangnya sebagai pemain dan pelatih sarat dengan prestasi.
1. Masa Kejayaan di Barcelona
Saat masih aktif bermain, Van Bronckhorst mencapai puncak karier bersama Barcelona.
Ia menjadi bagian dari skuad juara LaLiga 2005–2006, di era ketika Madrid dihuni para megabintang “Los Galacticos”: Zidane, Ronaldo Nazario, Luis Figo, David Beckham, dan lainnya.
Barcelona mengakhiri musim sebagai juara dengan 82 poin, unggul 12 angka dari Real Madrid.
Van Bronckhorst sendiri mencatat 19 penampilan dan 3 assist sepanjang musim itu.
Baca Juga
2. Juara Bersama Feyenoord
Sebagai pelatih, reputasinya juga tak main-main. Van Bronckhorst membawa Feyenoord menjuarai Eredivisie 2016–2017, memutus dominasi PSV dan Ajax yang silih berganti mengangkat trofi dalam enam musim sebelumnya.
Tim asuhannya dikenal tampil agresif, disiplin, dan efektif gaya yang membuatnya semakin dihormati di Belanda.
3. Sukses di Skotlandia Bersama Rangers
Baca Juga
Perjalanannya berlanjut ke Skotlandia, dan lagi-lagi ia berhasil. Van Bronckhorst membawa Rangers menjuarai Liga Skotlandia 2021–2022, sebuah pencapaian besar di liga yang sangat kompetitif.
4. Pernah Latih Besiktas
Klub terakhir yang ia tangani sebelum menjadi asisten pelatih Liverpool adalah Besiktas, raksasa Turki yang memiliki basis suporter besar dan tekanan tinggi.
Dengan pengalaman melatih di tiga negara berbeda, tak heran namanya dipandang cocok untuk menangani proyek besar Timnas Indonesia.
PSSI belum memberi pernyataan resmi terkait kandidat final, namun sejumlah faktor membuat peluang Van Bronckhorst cukup besar: