fin.co.id - Setelah hampir dua dekade berada di balik layar permainan Satria Muda, Muhamad Gofar akhirnya menutup perjalanannya bersama klub tersebut.
Musim depan, bangku cadangan Satria Muda tak lagi menghadirkan sosok asisten pelatih yang selama ini dikenal selalu membawa energi positif.
Kepergian Gofar menandai berakhirnya masa pengabdian panjang di Satria Muda, yang sudah dirinyaulai sejak tahun 2008 hingga 2025.
Selama 17 tahun, ia menjadi salah satu figur paling konsisten di dalam sistem pelatihan Satria Muda.
Loyalitas dan dedikasinya, membuatnya kerap dianggap sebagai bagian dari identitas tim itu sendiri.
Dalam rentang waktu tersebut, Gofar ikut mengawal berbagai perubahan besar, mulai dari pergantian era pemain, dinamika internal tim, hingga transisi kompetisi.
Baca Juga
Ia menjadi salah satu pilar pembentuk budaya kompetitif Satria Muda, sekaligus sosok yang membantu membangun karakter para pemain muda hingga pemain senior.
"Selama bekerja di Satria Muda, saya benar-benar merasakan bagaimana lingkungan klub ini membentuk kami sebagai pribadi," ungkap Gofar saat berpamitan.
"Satria Muda mendidik setiap orang untuk menjadi sosok yang bertanggung jawab, tidak mudah menyerah, dan selalu siap menghadapi tekanan. Sebagai tim, kami selalu memiliki mentalitas ‘haus akan gelar juara’. Setiap dinamika, perubahan, dan kondisi yang terjadi di dalam tim menjadi proses pembelajaran yang sangat berharga bagi saya," sambungnya.
Tidak berlebihan, bila Gofar disebut menjadi saksi perjalanan klub melewati 3 fase Liga Basket Nasional yang berbeda. Atas kontribusinya, manajemen klub memberikan penghormatan khusus.
Baca Juga
Managing Director Satria Muda, Christian Ronaldo Sitepu, menyampaikan secara langsung apresiasi dan pesan perpisahan untuk Gofar.
"Coach Gofar adalah salah satu figur yang kontribusinya tidak tergantikan dalam perjalanan panjang Satria Muda. Dua dekade bukan waktu yang singkat, dan loyalitas serta dedikasi beliau menjadi salah satu fondasi budaya klub ini. Atas nama manajemen, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras, komitmen, dan pengabdiannya bagi tim. Kami mendoakan langkah terbaik untuk karier beliau selanjutnya," kata Christian Ronaldo Sitepu
Coach Muhamad Gofar akan dikenang sebagai sosok yang membawa Satria Muda meraih 8 dari 12 gelar juara, selama ia berada di staf kepelatihan.
"Untuk Satria Muda Pertamina Bandung, saya berharap musim ini berjalan lancar sejak awal. Semoga kehadiran para pelatih baru bisa menyatu dengan baik, dan pemilihan pemain asing juga dapat memberikan dampak besar bagi perjalanan tim," tutup Gofar.