Bola . 12/12/2025, 15:38 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Penalti VAR akibat handball Antonio Caracciolo menjadi satu-satunya gol yang memisahkan kedua tim.
Lebih parah lagi, M’Bala Nzola gagal memanfaatkan dua peluang emas sebelum akhirnya mendapat kartu merah.
Kini Pisa menelan dua kekalahan beruntun di kandang, namun performa tandang lebih menjanjikan dengan tiga hasil imbang beruntun melawan AC Milan, Torino, dan Sassuolo.
Catatan itu memberi harapan bagi pasukan Alberto Gilardino untuk mencuri poin di Lecce.
Lecce masih tanpa Gaby Jean, Filip Marchwinski, dan Balthazar Pierret. Tetapi mayoritas skuad dalam kondisi siap tempur.
Ylber Ramadani kembali menjadi motor lini tengah bersama Medon Berisha, yang terlibat langsung dalam empat dari lima gol terakhir Lecce, kontras dengan lini depan yang masih seret gol, termasuk Nikola Stulic dan striker pinjaman Milan Francesco Camarda.
Di kubu Pisa, situasinya cukup berat. Top skor Nzola harus absen karena skorsing. Posisi ujung tombak kemungkinan diisi Henrik Meister, didukung Stefano Moreo atau Matteo Tramoni.
Tanda tanya juga menyelimuti posisi kiper, apakah Adrian Semper kembali, atau Simone Scuffet mempertahankan posisinya setelah tampil pada laga terakhir?
Selain itu, Pisa masih kehilangan beberapa pemain penting seperti Calvin Stengs, Juan Cuadrado, dan Daniel Denoon.
Falcone; Veiga, Gaspar, Gabriel, Gallo; Ramadani, Coulibaly; Pierotti, Berisha, Sottil; Stulic
Scuffet; Calabresi, Caracciolo, Canestrelli; Toure, Aebischer, Akinsanmiro, Marin, Angori; Tramoni, Meister
Melihat produktivitas kedua tim yang sama-sama baru mencetak gol dalam jumlah dua digit sepanjang musim, laga ini diperkirakan tidak berlangsung dengan intensitas tinggi dari sisi ofensif.
Kedua tim akan berhati-hati, mengingat satu kesalahan saja bisa berdampak besar pada posisi mereka di klasemen.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media