fin.co.id - Pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026 menyajikan drama yang tidak terduga. Persib Bandung gagal total dalam misi krusial mereka menyalip Persija Jakarta di klasemen sementara. Bertandang ke Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maung Bandung secara mengejutkan takluk 0-2 dari tuan rumah Malut United pada laga tunda yang digelar Minggu. Kekalahan memalukan ini tidak hanya menahan laju Persib, tetapi juga membuka ancaman serius dari tim-tim di bawahnya.
Kekalahan ini membuat Persib Bandung tertahan di peringkat ketiga klasemen Super League. Mereka mengumpulkan 28 poin dari 13 pertandingan, hanya terpaut satu poin tipis dari rival abadi mereka, Persija Jakarta, yang kokoh di posisi kedua dengan 29 poin. Jarak yang gagal dipangkas ini jelas sangat merugikan ambisi Maung Bandung untuk menempel ketat puncak klasemen.
Borneo FC Jauh di Puncak, Malut United Menggila
Selain gagal menyalip Persija, kekalahan ini juga membuat Persib Bandung semakin kesulitan memangkas jarak dengan pemuncak klasemen sementara, Borneo FC. Borneo FC tampil superior dengan mengumpulkan 33 poin dari 13 pertandingan, menciptakan gap lima poin yang cukup nyaman dari Persib. Jarak ini menuntut Persib untuk segera berbenah dan kembali ke jalur kemenangan agar peluang meraih gelar tidak semakin mengecil.
Di sisi lain, kemenangan dramatis ini menjadi berkah besar bagi Malut United. Tiga poin penuh ini membuat mereka melesat ke peringkat keempat klasemen sementara Super League. Malut United kini mengoleksi 25 poin dari 13 pertandingan, hanya berjarak tiga poin dari Persib Bandung. Kemenangan ini membuktikan Malut United adalah kekuatan baru yang patut diwaspadai dan siap mengancam posisi tiga besar yang kini diduduki oleh Persib.
Pada pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, Persib Bandung harus mengakui keunggulan tuan rumah akibat dua gol yang tercipta. Ironisnya, salah satu gol Malut United dicetak oleh pemain Persib sendiri, Igor Inocencio (gol bunuh diri), ditambah gol dari Ciro Alves yang semakin mempertegas keunggulan Malut United. Hasil ini jelas menjadi pukulan telak bagi mental skuad asuhan Bojan Hodak.
Jadwal Padat Menanti Setelah Jeda SEA Games
Kini, kompetisi BRI Super League 2025/2026 akan segera berlanjut setelah sempat jeda karena perhelatan SEA Games 2025. Pekan ke-15 yang krusial siap dimainkan pada akhir pekan ini, dan setiap tim akan berjuang mati-matian untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Baca Juga
Bagi Persib Bandung, pertandingan pekan ke-15 menjadi momen penting untuk kembali meraih momentum. Maung Bandung dijadwalkan menjamu Bhayangkara FC di markas kebanggaan mereka, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Minggu (21/12) pukul 19.00 WIB. Kemenangan mutlak mereka butuhkan untuk menjaga jarak dari Malut United dan mengejar Persija.
Sementara itu, pemuncak klasemen sementara, Borneo FC, akan menghadapi tantangan berat. Mereka akan bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (20/12) pukul 19.00 WIB. Duel ini diprediksi akan sangat ketat, dan hasil apa pun di Surabaya akan sangat memengaruhi peta persaingan di puncak.
Persija Jakarta, yang berada di posisi kedua, juga akan menjalani partai tandang. Macan Kemayoran akan menghadapi tuan rumah Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Senin (22/12) pukul 19.00 WIB. Persija wajib mencuri poin penuh untuk menjauh dari kejaran Persib dan terus menekan Borneo FC.
Peta Klasemen Sementara BRI Super League: Persaingan di Papan Atas Kian Panas
Kekalahan Persib semakin memperketat persaingan di papan atas hingga Minggu (14/12). Borneo FC masih kokoh di puncak dengan 33 poin. Tepat di bawahnya, Persija Jakarta menempel ketat di posisi kedua dengan 29 poin, disusul oleh Persib Bandung di peringkat ketiga dengan 28 poin. Malut United kini menjadi ancaman serius di peringkat keempat setelah mengoleksi 25 poin.
Baca Juga
Persaingan di papan tengah juga sangat ketat. PSIM Yogyakarta berada di posisi kelima dengan 22 poin. Selanjutnya, ada beberapa tim yang saling sikut di zona tengah dengan 19 poin, yaitu Persita Tangerang, Bhayangkara FC, dan PSM Makassar. Di bawah mereka, Persebaya Surabaya mengoleksi 18 poin, diikuti oleh Arema FC dan Bali United yang sama-sama memiliki 17 poin. Kesenjangan poin yang sangat tipis ini menunjukkan bahwa setiap pertandingan di pekan ke-15 dan seterusnya akan menjadi penentu nasib tim di papan atas. Persib harus segera bangkit dan mengamankan kemenangan di kandang agar tidak tergelincir lebih jauh di tengah persaingan BRI Super League yang semakin memanas. (*)