Skandal Naturalisasi Memanas! FIFA Hukum Malaysia, Kemenangan atas Palestina hingga Singapura Dicabut!

sport.fin.co.id - 17/12/2025, 19:41 WIB

Skandal Naturalisasi Memanas! FIFA Hukum Malaysia, Kemenangan atas Palestina hingga Singapura Dicabut!

Investigasi FIFA sendiri bermula dari laporan yang diterima usai kemenangan telak Malaysia 4-0 atas Vietnam pada laga kualifikasi Piala Asia Juni 2025. Dalam pertandingan tersebut, dua dari tujuh pemain naturalisasi yang dipermasalahkan bahkan tercatat mencetak gol, sehingga memicu kecurigaan dan protes dari pihak lain.

Klaim Keturunan Hanya Berdasarkan Cerita Keluarga

Dokumen internal yang dilansir kantor berita Bernama pada Selasa (18/11/2025) mengungkap fakta mengejutkan. Klaim keturunan Malaysia yang diajukan para pemain ternyata hanya didasarkan pada cerita keluarga, bukan dokumen resmi yang dapat diverifikasi.

Dalam pengakuannya di hadapan Komite FIFA, para pemain menyatakan tidak pernah membaca, memeriksa, atau memastikan keaslian dokumen yang mereka serahkan. Mereka mengaku hanya menerima dan mempercayai dokumen tersebut dari agen masing-masing.

Para pemain juga menegaskan bahwa dokumen yang mereka serahkan tidak diubah saat diberikan kepada agen, dan jika terjadi manipulasi, hal itu diduga terjadi setelah dokumen sampai ke tangan FAM tanpa sepengetahuan mereka.

“Kecuali satu pemain (Gabriel Felipe Arrocha), para pemain lain hanya menyerahkan tangkapan layar serta percakapan WhatsApp dengan agen sebagai bukti. Dokumen itu menunjukkan akta kelahiran kakek-nenek mereka, namun tidak satu pun mencantumkan tempat lahir di Malaysia,” tulis keputusan FIFA.

Proses Naturalisasi Dinilai Bermasalah

Dalam sidang yang digelar pada 30 Oktober 2025, para pemain juga mengakui bahwa kesempatan membela timnas Malaysia datang melalui agen. Seluruh proses administrasi dan birokrasi, termasuk pengumpulan dokumen, sepenuhnya diatur oleh agen dan Federasi Sepak Bola Malaysia.

Para pemain memang menandatangani sejumlah dokumen dan hadir di hadapan otoritas Malaysia. Namun, mereka mengaku tidak membaca atau memahami isi dokumen tersebut karena menggunakan bahasa nasional yang tidak mereka kuasai.

Kondisi ini semakin memperkuat dugaan adanya kelalaian serius dalam proses verifikasi pemain naturalisasi oleh FAM.

FAM Ajukan Banding ke CAS

Menanggapi sanksi FIFA, FAM membantah telah melakukan pelanggaran secara sengaja. Federasi menyatakan akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) untuk memperjuangkan pembelaan mereka.

Meski demikian, kasus ini telah menjadi sorotan tajam publik dan pengamat sepak bola Asia Tenggara. Skandal naturalisasi ini juga dinilai sebagai peringatan keras bagi federasi lain agar lebih transparan dan ketat dalam proses naturalisasi pemain.

Kasus timnas Malaysia ini menjadi alarm serius bagi sepak bola Asia Tenggara. Ambisi mendongkrak prestasi lewat pemain naturalisasi harus diimbangi dengan kepatuhan penuh terhadap regulasi FIFA.

Jika tidak, risiko sanksi berat seperti pencabutan hasil pertandingan, denda besar, hingga rusaknya reputasi federasi bisa menjadi konsekuensi yang mahal.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID