fin.co.id - Liga Pro Saudi siap menyajikan pertarungan sengit saat Al Fayha menjamu Al Hazem di Stadion King Salman Sports City pada Jumat 26 Desember 2025 dini hari WIB. Laga pekan kesepuluh ini menjadi panggung pembuktian bagi kedua tim yang tengah berupaya memperbaiki posisi di papan tengah klasemen.
Jeda panjang selama lebih dari satu bulan akibat ajang Piala Arab FIFA 2025 memberikan waktu bagi para pelatih untuk memoles strategi. Kini, publik menantikan apakah istirahat tersebut memberikan dampak positif bagi Al Fayha yang sempat mengalami penurunan performa signifikan sebelum kompetisi terhenti.
Al Fayha mengawali pekan ini dengan beban cukup berat. Kekalahan tipis 2-3 dari Al-Ettifaq bulan lalu memaksa tim yang berbasis di Al-Majma’ah ini melorot ke peringkat 10 klasemen sementara. Skuad asuhan Pedro Emanuel saat ini hanya mengoleksi 11 poin, atau hanya unggul dua poin dari tim tamu, Al Hazem.
Menilik lima pertandingan terakhir di liga, performa Al-Burtuqali—julukan Al Fayha—memang mengkhawatirkan. Mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dan menelan tiga kekalahan dari empat laga penutup sebelum jeda musim dingin. Namun, bermain di King Salman Sports City memberikan rasa percaya diri ekstra bagi Pedro Emanuel.
Sepanjang tahun 2025, Al Fayha baru satu kali kehilangan poin di markas sendiri saat menyerah 1-2 dari Al-Taawoun pada Oktober lalu. Lini pertahanan mereka juga tergolong cukup solid ketika bermain di depan pendukung sendiri. Mereka tercatat hanya kebobolan maksimal satu gol dalam tiga dari empat pertandingan kandang terakhir.
Statistik historis juga memihak tuan rumah. Al Fayha memegang rekor mentereng yakni belum pernah kalah dari Al Hazem dalam laga kandang di kasta tertinggi Liga Pro Saudi. Hebatnya lagi, mereka sukses mencatatkan clean sheet atau tanpa kebobolan dalam dua pertemuan terakhir melawan Al Hazem di Al-Majma’ah. Jika mampu mencetak gol pembuka pada laga Kamis nanti, peluang menang sangat besar karena mereka memiliki tradisi kuat mempertahankan keunggulan sejak Oktober 2022.
Baca Juga
Di sisi lain, Al Hazem datang ke markas lawan dengan modal kemenangan tipis 2-1 atas Al Kholood. Hasil tersebut mengatrol posisi mereka ke peringkat 12 klasemen. Namun, tim asuhan Jalel Kadri ini masih memiliki masalah besar yang menghantui sepanjang musim 2025-2026, yakni tumpulnya lini serang.
Hingga pekan kesembilan, Al Hazem tercatat sebagai tim dengan produktivitas gol terendah kedua di Liga Pro Saudi dengan hanya mengemas delapan gol. Kurangnya daya gedor ini membuat poin demi poin sangat sulit mereka dapatkan. Dalam empat laga terakhir, mereka hanya mampu mengamankan satu kemenangan.
Meski demikian, tim berjuluk Al-Samood ini memiliki mentalitas yang cukup tangguh saat bermain di luar kandang. Statistik menunjukkan bahwa lima dari sembilan poin yang mereka kumpulkan musim ini justru berasal dari laga tandang. Hal ini membuktikan bahwa anak asuh Jalel Kadri seringkali tampil lebih lepas dan disiplin saat berstatus sebagai tamu.
Laga ini juga krusial bagi Al Hazem untuk menjauhkan diri dari ancaman zona degradasi. Saat ini mereka hanya terpaut empat poin dari zona merah. Sebagai tim promosi yang baru kembali ke kasta tertinggi pada musim 2024-2025, bertahan di Liga Pro Saudi adalah target mati yang harus mereka capai. Memori kemenangan 3-1 atas Al Fayha pada tahun 2022 menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain untuk mengulang kejutan serupa.
Baca Juga
Analisis Strategi: Pertarungan Lini Tengah
Pelatih Pedro Emanuel diprediksi akan menginstruksikan para pemain Al Fayha untuk menekan sejak menit awal guna mengamankan gol pembuka. Dengan mengandalkan transisi cepat, tuan rumah akan mencoba mengeksploitasi celah di lini belakang Al Hazem yang seringkali lengah saat menghadapi serangan balik.
Sementara itu, Jalel Kadri kemungkinan besar akan menerapkan pola permainan yang lebih defensif dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang. Mengingat minimnya koleksi gol mereka, efektivitas dalam memanfaatkan peluang sekecil apa pun akan menjadi penentu hasil akhir. Duel lini tengah akan menjadi kunci utama; siapa yang mampu memenangkan perebutan bola di area tengah lapangan, dialah yang akan mengatur ritme permainan.
Pertandingan ini bukan sekadar mengejar tiga poin, melainkan tentang menjaga momentum sebelum memasuki paruh kedua musim yang semakin kompetitif. Apakah Al Fayha sanggup mempertahankan keangkeran stadion mereka, ataukah Al Hazem yang akan mencuri poin penting untuk merangkak naik ke papan tengah?