Bola . 26/12/2025, 19:28 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Brighton datang ke Emirates dengan status tim papan tengah yang relatif stabil di bawah asuhan Fabian Hurzeler.
Meski mampu menunjukkan permainan menjanjikan, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama mereka untuk bersaing dengan tim elite Liga Inggris.
The Seagulls belum meraih kemenangan dalam empat laga liga terakhir, meski hanya kalah dua kali dari delapan pertandingan terakhir.
Pada laga teranyar, mereka ditahan imbang tanpa gol oleh Sunderland di kandang sendiri, memperpanjang catatan Brighton sebagai tim dengan hasil imbang tanpa gol terbanyak sejak promosi ke Liga Inggris pada 2017.
Masalah utama Brighton musim ini terletak pada lini serang. Mereka hanya tiga kali mencetak lebih dari dua gol dalam satu pertandingan dan gagal mencetak gol sebelum jeda pada 12 dari 17 laga liga, terburuk di kompetisi.
Meski demikian, Brighton selalu mampu meraih poin setiap kali mencetak gol di Emirates, dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Mikel Arteta diprediksi melakukan rotasi pemain mengingat jeda pertandingan yang singkat setelah kemenangan Piala Liga atas Crystal Palace.
David Raya berpeluang kembali menjadi starter dan mencatatkan penampilan ke 150 di Liga Inggris.
Beberapa pemain inti seperti Martin Zubimendi, Declan Rice, dan Martin Odegaard juga diperkirakan kembali mengisi lini tengah.
Arsenal masih harus kehilangan sejumlah nama penting seperti Gabriel Magalhaes, Ben White, Kai Havertz, serta Max Dowman, sementara Piero Hincapie masih diragukan kebugarannya.
Di kubu tamu, Brighton berharap Danny Welbeck dan Jan Paul van Hecke bisa kembali memperkuat tim.
Lewis Dunk dan Diego Gomez sudah bisa tampil usai menjalani skorsing, tetapi mereka tetap kehilangan beberapa pemain kunci akibat cedera jangka panjang dan tugas internasional.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media