fin.co.id - Persaingan kasta tertinggi sepak bola Prancis, Ligue 1, langsung memanas di awal tahun 2026. Sang pemuncak klasemen sementara, Lens, akan bertandang ke markas Toulouse di Stadion de Toulouse pada Jumat 2 Januari 2026.
Laga pekan ke-17 Liga Prancis akan menjami momentum krusial bagi Lens untuk memperlebar jarak dari kejarang sang raksasa Paris Saint Germain (PSG). Maka dari itu kemenangan wajib diraih bagi Les Sang et Or saat melawan Toulouse.
Memasuki kalender baru, klub berjuluk Les Sang et Or ini menguasai posisi pertama dengan keunggulan tipis satu poin di atas PSG. Lens menutup tahun 2025 dengan catatan gemilang setelah membungkam Nice 2-0. Namun, lawan mereka kali ini bukan tim sembarangan. Toulouse tengah berada dalam tren positif usai merangkak naik ke posisi delapan klasemen berkat kemenangan telak 3-0 atas Paris FC.
Setelah sempat terjebak dalam performa medioker pada awal musim, anak asuh Carles Martinez mulai menunjukkan taringnya menjelang akhir tahun 2025. Toulouse akan memulai laga pertama tahun ini dengan modal empat pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi, termasuk menyapu bersih tiga kemenangan beruntun.
Peningkatan performa ini membuka kembali asa Toulouse untuk menembus kompetisi Eropa musim depan. Saat ini, mereka hanya terpaut empat poin dari Rennes dan Lyon yang menghuni zona Eropa. Kekuatan utama Toulouse terletak pada keangkeran Stadion de Toulouse. Mereka berhasil mencuri poin dalam lima dari enam laga kandang terakhir, dengan catatan dua kali clean sheet atau tanpa kebobolan dalam tiga laga domestik terbaru.
Jika berhasil menumbangkan Lens pada Jumat malam, Toulouse akan mencatatkan kemenangan kandang beruntun untuk pertama kalinya sejak akhir 2024. Sejarah juga berpihak pada tuan rumah; mereka selalu memenangkan pertandingan pembuka liga di setiap awal tahun dalam dekade ini, termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Lens pada awal tahun 2025 lalu.
Baca Juga
Lens: Tembok Kokoh Pas-de-Calais
Di sisi lain, Lens tampil sebagai tim yang sangat menakutkan musim ini. Klub kecil dari wilayah Pas-de-Calais ini menjelma menjadi ancaman paling serius bagi ambisi PSG yang mengincar gelar Ligue 1 kelima berturut-turut. Di bawah kepemimpinan pelatih Pierre Sage, Lens bertransformasi menjadi unit tempur yang sangat solid dan disiplin.
Pierre Sage sukses membawa pasukannya meraih tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi. Saat ini, Lens mengoleksi 37 poin dari 16 pertandingan—sebuah lompatan besar dibandingkan capaian mereka pada periode yang sama musim lalu yang hanya mengantongi 24 poin. Kunci kesuksesan Sage terletak pada filosofi "pertahanan sebagai prioritas utama".
Baca Juga
Strategi tersebut terbukti ampuh menjadikan Lens sebagai tim dengan pertahanan terbaik di Prancis musim ini. Mereka tercatat hanya kebobolan 13 gol sejauh ini. Ketajaman lini belakang ini memaksa lawan bekerja ekstra keras, di mana Lens seringkali memenangkan laga dengan selisih skor tipis. Tercatat, tujuh dari 12 kemenangan mereka di liga musim ini berakhir dengan selisih satu gol saja.
Rekor Tandang dan Head-to-Head
Kekuatan Lens musim ini juga terlihat dari performa mereka saat melakoni laga tandang. Sejauh ini, mereka sudah membukukan lima kemenangan tandang di liga domestik. Catatan ini hanya terpaut tiga kemenangan lagi untuk menyamai total kemenangan tandang mereka sepanjang musim lalu di bawah pelatih sebelumnya, Will Still.
Meski Toulouse memiliki catatan pembuka tahun yang apik, Lens memegang rekor pertemuan yang cukup dominan. Les Sang et Or berhasil meraih poin dalam tujuh dari delapan pertemuan terakhir melawan Les Violets. Bahkan, Lens sukses memenangkan tiga dari empat kunjungan terakhir mereka ke markas Toulouse.
Pertandingan hari Jumat ini diprediksi akan menjadi duel antara lini depan Toulouse yang tengah naik daun melawan "tembok baja" milik Lens. Sage kemungkinan besar tetap menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil sabar dan menunggu celah melalui serangan balik cepat. Sebaliknya, Carles Martinez dipastikan akan menekan sejak menit awal demi menjaga tradisi kemenangan di awal tahun.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pembuktian apakah Lens benar-benar memiliki mentalitas juara untuk meruntuhkan dominasi PSG, atau justru Toulouse yang akan memperpanjang rekor kemenangan pembuka tahun mereka sekaligus mengacaukan persaingan di papan atas.