Bola . 05/01/2026, 15:51 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Catatan positif ini berpotensi menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Leicester untuk kembali ke jalur kemenangan.
Situasi serupa juga dialami West Bromwich Albion. Pelatih Ryan Mason masih mencari konsistensi dari timnya setelah mencatatkan sembilan kemenangan, empat hasil imbang, dan 12 kekalahan dari 25 laga liga musim ini.
West Brom juga menelan tiga kekalahan dari empat pertandingan terakhir. Setelah kalah dari Hull City dan Bristol City, mereka sempat bangkit dengan kemenangan atas Queens Park Rangers, sebelum kembali kalah tipis dari Swansea City.
Masalah terbesar West Brom terletak pada performa tandang. Kekalahan dari Swansea City menjadi kekalahan kesembilan secara beruntun saat bermain di luar kandang.
Bahkan, West Brom belum meraih kemenangan tandang sejak awal Oktober, sebuah catatan buruk jelang lawatan ke King Power Stadium.
Selain itu, West Brom hanya meraih dua poin dari delapan pertemuan terakhir melawan Leicester, memperkuat status mereka sebagai tim yang kurang diunggulkan.
Leicester masih harus kehilangan Victor Kristiansen, Harry Souttar, dan Boubakary Soumare akibat cedera. Aaron Ramsey juga berpotensi absen setelah mengalami masalah hamstring.
Namun, Hamza Choudhury dan Jordan Ayew berpeluang tampil sebagai starter setelah memberikan dampak positif dari bangku cadangan.
Di kubu West Brom, Tammer Bany dipastikan absen panjang karena cedera paha, sementara Jed Wallace masih menjalani pemulihan.
Kabar baik datang dengan kembalinya Alfie Gilchrist usai menjalani hukuman larangan bermain.
Stolarczyk; Pereira, Okoli, Nelson, Thomas; James, Choudhury; Fatawu, De Cordova-Reid, Mavididi; Ayew
Wildsmith; Campbell, Phillips, Mepham, Styles; Diakite, Molumby; Johnston, Price, Grant; Heggebo
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media