fin.co.id - Pelita Jaya Jakarta tak mau setengah-setengah, menyambut kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim 2026.
Tim legendaris dengan koleksi empat gelar juara ini resmi memasang target tertinggi, yakni kembali meraih juara di ajang liga basket utama di Indonesia ini.
Optimisme tinggi kembali merebut piala tersebut muncul, setelah manajemen Pelita Jaya menunjuk David Singleton sebagai pelatih kepala.
Nama Singleton bukan sosok asing di dunia basket nasional, ia merupakan arsitek Timnas Basket Indonesia, sekaligus pelatih berpengalaman yang dikenal disiplin dan detail dalam membangun tim.
Rombak Besar Skuad, Pelita Jaya Punya Wajah Bar
Tak hanya di kursi pelatih, Pelita Jaya juga melakukan perombakan besar-besaran di sektor pemain. Sejumlah nama anyar didatangkan, untuk memperkuat kedalaman skuad musim depan.
Baca Juga
Untuk pemain lokal, Pelita Jaya merekrut Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, Putu J. Satria Pande, dan Victory Jacob Emilio Lobbu.
Selain itu, 2 rookie potensial yakni Candra Irawan dan Russell Nyoo juga masuk dalam proyek jangka panjang tim.
Kehadiran pemain baru ini sekaligus menandai perpisahan dengan sejumlah nama musim lalu, seperti Yesaya Saudale, Anthony Beane, Greans Tangkulung, Harits Prasidya, Nick Gosal, dan Abiyyu Ramadhan.
Sektor Asing Tetap Solid, Withey Dipertahanka
Baca Juga
Di barisan pemain asing, Pelita Jaya tetap mengandalkan Jeffree David Withey yang dipertahankan dari musim sebelumnya.
Ia akan ditemani 2 rekrutan anyar, Amorie Archibald dan Darious Lee Moten, yang diharapkan mampu memberi dampak instan di level kompetisi tertinggi IBL.
Kombinasi pemain lokal muda, pemain asing berpengalaman, serta sentuhan pelatih kelas timnas menjadi formula utama Pelita Jaya untuk musim 2026.
Trauma Runner-up Jadi Bahan Baka
Ambisi Pelita Jaya semakin besar setelah kegagalan di musim sebelumnya, pada IBL 2025 mereka harus puas sebagai runner-up usai tumbang dari Dewa United di partai final.