Basket . 10/01/2026, 15:18 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Atmosfer emosional langsung menyelimuti awal kompetisi IBL GoPay 2026, dengan mempertemukan Kesatria Bengawan Solo dengan RANS Simba Bogor.
Anthony Garbelotto, pelatih yang pernah menjadi bagian penting dari kebangkitan RANS Simba Bogor, kini justru berdiri di sisi berlawanan.
Pelatih asal Amerika Serikat itu menjalani debut bersama Kesatria Bengawan Solo menghadapi mantan timnya sendiri, RANS Simba Bogor, pada Sabtu 10 Januari 2026.
Laga pembuka IBL 2026 yang sarat cerita dan akan mencuri perhatian basket nasional, terlebih nama Garbelotto memang tak bisa dilepaskan dari perjalanan RANS musim lalu.
Meski hanya semusim, ia berhasil membawa tim milik Raffi Ahmad tersebut tampil impresif sepanjang IBL 2025.
RANS menutup musim reguler di peringkat ketiga klasemen akhir dengan catatan solid, 20 kemenangan dan 6 kekalahan.
Tak hanya itu, Garbelotto juga mengantarkan RANS menembus babak semifinal, pencapaian yang sekaligus memenuhi target manajemen klub.
Namun dunia olahraga profesional kerap menghadirkan kejutan dan di luar dugaan, RANS memilih berpisah dengan Garbelotto setelah musim berakhir.
Keputusan tersebut membuka babak baru bagi sang pelatih, yang kemudian resmi bergabung dengan Kesatria Bengawan Solo pada Oktober 2025.
"Dua tahun terakhir, Solo memang Top 4, tapi jujur saja ada momen-momen yang bisa dibilang faktor keberuntungan ikut berperan," kata Garbelotto dalam peluncuran tim Kesatria Bengawan Solo.
Kedatangan Garbelotto ke Kesatria membawa harapan besar, selama dua musim terakhir tim Kesatria selalu tersingkir di putaran pertama Playoffs.
"Kalau itu tercapai, barulah kami punya peluang untuk ke final. Tentu saya tidak datang ke sini untuk kalah, saya datang untuk menang. Seperti yang saya bilang ke tim, kita jalani selangkah demi selangkah," ucapnya.
Jelas manajemen ingin memutus tren tersebut, sehingga pengalaman Garbelotto dianggap sebagai kunci untuk meningkatkan daya saing tim.
Namun laga debut Garbelotto bersama Kesatria justru mempertemukannya dengan RANS, mantan timnya yang kini harus menjadi lawan di lapangan.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan kemenangan awal musim, tetapi juga ujian emosional bagi kedua kubu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media