Terlebih, beberapa pemain di kedua tim pernah berada di bawah asuhan Garbelotto.
Kesatria Bengawan Solo datang dengan misi jelas, membalas kekalahan dari RANS yang menyingkirkan mereka di Playoffs musim lalu.
Sementara RANS tentu ingin membuktikan bahwa mereka tetap kompetitif, meski tanpa pelatih yang membawa mereka melesat di musim sebelumnya.