fin.co.id - Persela Lamongan tampil garang menahan imbang sang pemuncak klasemen, Barito Putra, dalam laga sengit di Stadion Surajaya Lamongan. Duel lanjutan Pegadaian Championship 2025–2026 ini berakhir tanpa gol, namun menyimpan cerita penuh drama dan taktik yang patut diwaspadai para pesaing.
Intisari :
- Persela Lamongan berhasil menahan imbang Barito Putra 0-0 di kandang sendiri.
- Laga diwarnai permainan keras dengan total 27 pelanggaran dan beberapa kartu dikeluarkan wasit.
- Hasil imbang ini tidak mengubah posisi Barito Putra di puncak klasemen, sementara Persela tetap berada di papan tengah.
Pertandingan yang tersaji pada Minggu itu memang berlangsung ketat dari menit awal hingga peluit akhir dibunyikan wasit. Kedua tim sama-sama berjuang keras demi meraih poin penuh, namun solidnya pertahanan membuat jala gawang tetap perawan.
Dominasi Penguasaan Bola Persela, Serangan Barito Tergadai
Secara statistik, Persela Lamongan jelas mendominasi jalannya pertandingan. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini berhasil menguasai bola hingga 61 persen, meninggalkan Barito Putra dengan 39 persen penguasaan bola.
Dominasi ini bukan sekadar angka. Persela mampu melepaskan enam kali ancaman ke gawang lawan, dengan satu di antaranya memaksa kiper Barito Putra bekerja keras.
Di sisi lain, Barito Putra yang biasanya garang di lini depan, kali ini terlihat lebih efektif dalam menciptakan peluang, meskipun jumlah tembakannya sedikit lebih banyak, tujuh kali. Satu dari tujuh tembakan tersebut berhasil mengarah ke sasaran.
Namun, efektivitas serangan Barito Putra tampaknya belum maksimal. Pelatih Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues sendiri mengakui bahwa timnya lebih memfokuskan diri pada aspek pertahanan dalam laga ini.
Baca Juga
"Efektivitas lini serang belum maksimal sehingga kami harus puas berbagi poin," ungkap sang pelatih, menunjukkan adanya pekerjaan rumah bagi timnya.
Permainan Keras Hiasi Stadion Surajaya
Pertandingan ini tidak hanya menyajikan adu taktik, tetapi juga intensitas tinggi yang berujung pada permainan keras. Total ada 27 pelanggaran yang tercatat sepanjang 90 menit pertandingan.
Persela Lamongan sendiri tercatat melakukan tujuh pelanggaran. Namun, tim tamu, Barito Putra, tampaknya lebih sering melanggar dengan total 20 pelanggaran.
Akibatnya, wasit terpaksa harus mengeluarkan empat kartu kuning. Satu kartu kuning diberikan untuk Persela, sementara Barito Putra menerima tiga kartu kuning.
Baca Juga
Drama semakin memuncak ketika wasit terpaksa mengeluarkan satu kartu merah untuk Barito Putra, menunjukkan betapa sengitnya duel di lapangan tengah.