Bola . 24/01/2026, 14:29 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Meski masih berjarak cukup dari zona degradasi, performa naik turun serta kepergian Antoine Semenyo membuat suporter belum bisa benar-benar tenang.
Secara historis, Bournemouth kesulitan saat menghadapi Liverpool. Pada pertemuan pertama musim ini saja mereka kalah 2-4, dan secara keseluruhan The Reds memenangkan 12 dari 13 duel liga terakhir melawan The Cherries. Produktivitas gol Liverpool juga sangat tinggi dalam laga-laga tersebut.
Statistik ini jelas menjadi modal psikologis kuat bagi tim tamu.
Liverpool mendapat kabar baik dengan kembalinya Mohamed Salah ke tim inti setelah tugas internasionalnya. Penyerang asal Mesir itu diperkirakan langsung tampil sejak menit awal.
Namun beberapa pemain masih absen, termasuk Alexander Isak, Conor Bradley, Giovanni Leoni, dan kemungkinan Federico Chiesa yang mengalami masalah kebugaran.
Ibrahima Konate juga diprediksi belum tersedia karena alasan pribadi.
Di kubu tuan rumah, Bournemouth kehilangan Tavernier cukup lama akibat cedera hamstring. Sejumlah pemain lain seperti Tyler Adams dan Justin Kluivert juga masih dalam pemulihan.
Namun Amine Adli berpeluang tampil, sementara Enes Unal bisa kembali memperkuat lini depan.
Petrovic; Smith, Hill, Senesi, Truffert; Scott, Cook; Jimenez, Kroupi, Adli; Evanilson
Alisson; Frimpong, Gomez, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Jones; Salah, Szoboszlai, Wirtz; Ekitike
Delapan laga terakhir Bournemouth selalu menghasilkan gol untuk kedua tim, menunjukkan lini serang mereka cukup hidup tetapi pertahanan masih rapuh.
Pola ini berpotensi terulang karena Liverpool juga sedang dalam fase agresif secara ofensif.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media