Bola . 27/01/2026, 15:12 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
RB Leipzig justru datang dengan misi bangkit. Mereka menutup tahun dengan dua kekalahan beruntun, masing-masing dari Leverkusen dan Union Berlin, keduanya dengan skor 1-3. Hasil itu jelas menjadi noda bagi tim yang sempat tampil solid sebelumnya.
Sebelum dua kekalahan tersebut, Leipzig sempat mencatat tiga kali nirbobol dalam empat laga dan tampil tajam dengan torehan 11 gol.
Artinya, secara kualitas, skuad asuhan Ole Werner tetap sangat berbahaya ketika menemukan ritme permainan terbaiknya.
Persaingan di papan atas juga membuat Leipzig tidak boleh terpeleset lagi. Mereka hanya unggul tipis dari tim di bawah, tetapi juga tidak terlalu jauh dari posisi dua besar. Situasi ini membuat laga melawan tim papan bawah seperti St Pauli wajib dimenangkan.
Musim ini kedua tim sudah beberapa kali bertemu. Leipzig menang di dua pertemuan kandang, tetapi sempat ditahan imbang tanpa gol saat bertandang ke markas St Pauli. Catatan itu menunjukkan bahwa laga di Millerntor Stadion tidak selalu mudah bagi mereka.
Performa tandang Leipzig juga sedang kurang meyakinkan. Dalam tiga laga tandang terakhir, mereka gagal meraih kemenangan dan bahkan menelan satu kekalahan. Ini bisa menjadi celah yang coba dimanfaatkan tuan rumah.
St Pauli tidak memiliki banyak masalah cedera, namun absennya bek tengah David Nemeth cukup terasa. Lini belakang kemungkinan tetap diisi kombinasi Wahl, Smith, dan Mets. Di lini tengah, Fujita, Sands, dan Irvine diprediksi menjadi motor permainan.
Sementara itu, Leipzig kehilangan winger Yan Diomande yang memperkuat negaranya di Piala Afrika. Posisi tersebut berpeluang diisi Harder, Romulo, atau Gomis. Selebihnya, sejumlah pilar penting seperti Ouedraogo, Seiwald, Baumgartner, Orban, dan Lukeba dalam kondisi siap tampil.
Vasilj; Wahl, Smith, Mets; Pyrka, Fujita, Sands, Irvine, Ritzka; Kaars, Lage
Gulacsi; Baku, Orban, Lukeba, Raum; Ouedraogo, Seiwald, Baumgartner; Harder, Romulo, Gomis
Secara kualitas dan kedalaman skuad, RB Leipzig masih berada beberapa tingkat di atas St Pauli. Waktu istirahat selama jeda musim seharusnya cukup bagi mereka untuk memperbaiki performa setelah periode buruk di Desember.
Masalah utama tuan rumah yang kesulitan menciptakan peluang berbahaya bisa menjadi keuntungan besar bagi tim tamu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media