Kylian Mbappe menjadi ancaman utama. Penyerang asal Prancis itu sedang sangat tajam dengan gol di tiga laga terakhirnya.
Total, ia sudah mengoleksi 11 gol di Liga Champions musim ini, menyamai rekor Cristiano Ronaldo untuk jumlah gol terbanyak dalam satu musim fase grup atau liga.
Di kubu Benfica, Vangelis Pavlidis kembali menemukan sentuhan gol lewat dua gol akhir pekan lalu. Ia diharapkan menjadi tumpuan utama lini depan tuan rumah.
Laga ini juga menjadi momen spesial bagi bek senior Nicolas Otamendi yang akan mencatat penampilan ke-100 di Liga Champions, menjadikannya pemain Argentina ketiga yang mencapai angka tersebut.
Kondisi Skuad
Benfica masih kehilangan beberapa pemain karena cedera, termasuk Alexander Bah dan Samuel Soares. Sementara itu, Madrid juga datang tanpa sejumlah pilar seperti Trent Alexander Arnold, Eder Militao, Ferland Mendy, dan Antonio Rudiger.
Namun kabar baik bagi Madrid adalah kembalinya Aurelien Tchouameni dari skorsing. Selain itu, Alvaro Carreras berpeluang menghadapi mantan klubnya setelah pindah dari Benfica musim panas lalu.
Baca Juga
Rekor Pertemuan dan Analisis
Secara sejarah, Benfica punya kenangan manis melawan Madrid, termasuk kemenangan di final Eropa era 1960-an.
Mereka juga pernah menang telak 5-1 atas Madrid di Da Luz. Namun secara keseluruhan, performa Benfica melawan tim Spanyol dalam dua dekade terakhir kurang meyakinkan.
Madrid sendiri tampil solid di Eropa musim ini, dengan lima kemenangan dari tujuh laga. Satu kemenangan lagi sudah cukup untuk memastikan tiket langsung ke babak 16 besar. Pengalaman, kedalaman skuad, dan kualitas individu membuat mereka tetap difavoritkan.
Benfica kemungkinan akan tampil ngotot sejak awal, apalagi didukung publik sendiri. Namun secara kualitas dan konsistensi, Real Madrid masih selangkah di depan.
Baca Juga
Prediksi Skor: Benfica 1-2 Real Madrid