"Antoine tiba sebelum pertandingan pertama sehingga bisa dimainkan. Sekarang final sudah dekat, mengapa Guehi tidak bisa? Mengapa tidak? Kami membayar gajinya, ia pemain kami," ujar Guardiola.
Ia menambahkan, "Saya sudah bilang kepada klub, mereka harus bertanya. Saya pasti tidak mengerti alasan mengapa ia tidak bisa bermain di final bulan Maret."
Tantangan Guardiola dan Harapan City
Meskipun Guardiola pesimis terhadap respons EFL, ia menegaskan City akan mencoba memohon agar Guehi bisa dimainkan.
Strategi ini mencerminkan ambisi klub untuk memaksimalkan semua sumber daya jelang partai puncak melawan Arsenal pada 22 Maret di Wembley.
Situasi ini juga menyoroti dinamika aturan transfer dan kompetisi di sepak bola Inggris, di mana fleksibilitas terkadang diberikan untuk kasus-kasus tertentu, namun ketentuan formal tetap menjadi hambatan.
Guardiola berharap kasus Guehi bisa menjadi preseden baru bagi kebijakan kompetisi yang lebih logis dan adil.
Baca Juga
Kesimpulan
Keinginan Guardiola agar Guehi bisa bermain di final Carabao Cup menunjukkan ketegangan antara regulasi kompetisi dan kebutuhan strategis klub.
Fakta bahwa perubahan aturan sebelumnya pernah menguntungkan City menjadi dasar Guardiola untuk meminta pengecualian, sementara peraturan saat ini masih membatasi pemain yang baru direkrut setelah leg pertama semifinal.
Kasus ini menegaskan pentingnya fleksibilitas regulasi dalam menghadapi dinamika transfer modern, agar pemain dan klub dapat memaksimalkan potensi mereka tanpa terhalang batas administratif.
Referensi:
Baca Juga
Manchester City boss Pep Guardiola wants Marc Guehi to play in Carabao Cup final – BBC Sport
Carabao Cup rules on player eligibility – The Guardian
Manchester City vs Newcastle Carabao Cup semi-final report – Reuters