Kini, Lecce memburu kemenangan beruntun yang belum pernah mereka raih sejak Di Francesco kembali menangani tim. Terakhir kali hal itu terjadi adalah pada dua laga penutup musim lalu, yang pada akhirnya menyelamatkan mereka dari degradasi.
Sayangnya, performa tandang Lecce masih menjadi masalah utama. Mereka hanya meraih satu poin dari enam laga tandang terakhir, dengan produktivitas gol yang sangat minim.
Masalah Skuad dan Absennya Pemain Kunci
Cagliari mendapat kabar baik dengan pulihnya Yerry Mina. Bek berpengaruh tersebut berpotensi memperkuat lini belakang. Namun, sejumlah pemain lain masih absen karena cedera.
Di lini depan, Semih Kilicsoy diperkirakan menjadi pilihan utama dengan dukungan Sebastiano Esposito, yang sejauh ini menjadi kontributor paling konsisten bagi tim.
Di kubu Lecce, situasi tak kalah rumit. Lameck Banda harus menjalani hukuman larangan bermain. Absennya winger cepat asal Zambia itu menjadi pukulan telak, mengingat Lecce selalu kalah saat bermain tanpa dirinya musim ini.
Masalah ketajaman juga masih menghantui, membuat Walid Cheddira dan Nikola Stulic kembali bersaing untuk mengisi lini serang.
Baca Juga
Analisis Pertandingan
Lecce datang dengan status sebagai tim dengan produktivitas gol terendah di liga. Catatan tanpa gol tandang dalam lebih dari 300 menit mempertegas kesulitan mereka.
Sebaliknya, Cagliari mulai menunjukkan soliditas pertahanan, terutama saat bermain di kandang.
Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat, namun momentum dan stabilitas permainan memberi keuntungan bagi tuan rumah.
Prediksi Skor: Cagliari 1-0 Lecce
Baca Juga
Cagliari berpeluang mengamankan kemenangan tipis yang dapat semakin menjauhkan mereka dari zona degradasi, sementara Lecce berisiko kembali terperosok dalam tekanan.