Balap . 26/02/2026, 09:32 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Legenda balap Italia, Valentino Rossi, kembali menegaskan ambisinya di dunia balap mobil setelah memutuskan fokus penuh ke ajang GT World Challenge Europe musim ini.
Setelah tidak lagi berkompetisi di FIA World Endurance Championship, Rossi kini membidik salah satu balapan paling ikonik di Jepang, yakni Suzuka 1000km di Sirkuit Suzuka.
Langkah Rossi meninggalkan WEC bukan berarti mengendurkan ambisinya. Justru sebaliknya, juara dunia grand prix sembilan kali itu tengah menyusun daftar target baru yang lebih personal. Salah satunya adalah kembali merasakan atmosfer balap di Suzuka, trek yang menyimpan banyak kenangan manis dalam perjalanan kariernya.
“Suzuka ada dalam daftar impian saya,” ujar Rossi seperti dikutip media internasional. Ia mengaku memiliki ikatan emosional kuat dengan sirkuit tersebut, mengingat terakhir kali membalap di sana sudah lebih dari dua dekade lalu.
Nama Suzuka memang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan emas Rossi di era MotoGP. Ia pernah meraih tiga kemenangan beruntun di Grand Prix Jepang pada awal 2000-an. Tak hanya itu, Rossi juga menjuarai Suzuka 8 Hours pada 2001 bersama Honda, mempertegas reputasinya sebagai pembalap serbabisa di lintasan legendaris tersebut.
Kini, dalam fase kedua kariernya sebagai pembalap mobil, Rossi ingin kembali menorehkan cerita di tempat yang sama, tetapi dengan tantangan berbeda. Suzuka 1000km dikenal sebagai salah satu balapan ketahanan paling prestisius di Asia, menghadirkan persaingan ketat antar pabrikan dan pembalap GT kelas dunia.
Musim 2026 sudah dibuka Rossi dengan hasil impresif. Ia naik podium di ajang Bathurst 12 Hours untuk tahun kedua berturut-turut, menunjukkan konsistensi performanya di kelas GT3. Hasil tersebut memperkuat ambisinya untuk berburu kemenangan di sejumlah balapan ketahanan besar lainnya seperti Spa 24 Hours dan Nürburgring 24 Hours.
Menariknya, Rossi juga tidak menutup kemungkinan kembali ke WEC di masa depan, khususnya jika ada kesempatan tampil di kelas Hypercar. Ia mengakui pernah mencoba mobil Hypercar dan menyebutnya sebagai kendaraan yang “luar biasa dan sangat menyenangkan”.
Namun untuk saat ini, fokus utamanya tetap pada GT3 dan membangun reputasi sebagai salah satu pembalap papan atas di kategori tersebut. Sejak beralih penuh ke balap mobil pada 2022, Rossi menunjukkan kurva perkembangan yang stabil. Ia sempat memperluas kiprah ke WEC pada 2024 dan menjalani musim penuh pada 2025 bersama BMW.
Keputusan meninggalkan WEC memberi Rossi ruang lebih fleksibel dalam menentukan agenda balapnya. Itulah yang membuka peluang untuk mewujudkan impian tampil di Suzuka 1000km tahun ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media