Aprilia Terlihat Lebih Cepat, Marquez Akui Perlu Perbaiki Teknik Balap

sport.fin.co.id - 28/02/2026, 08:04 WIB

Aprilia Terlihat Lebih Cepat, Marquez Akui Perlu Perbaiki Teknik Balap

Marc Marquez, Image: @marcmarquez93 / Instagram

fin.co.id - Musim MotoGP 2026 dimulai dengan tensi tinggi di Sirkuit Buriram, Thailand. Juara dunia bertahan, Marc Marquez, mengakui bahwa dirinya belum mampu mengendarai Ducati secara natural setelah cedera bahu yang dialami pada Grand Prix Indonesia tahun lalu.

Cedera ini membuatnya harus menggunakan paket aerodinamika Ducati versi 2024 agar tekanan pada bahu kanannya berkurang.

Pada sesi latihan Jumat, Marquez finis di posisi kedua, namun masih tertinggal lebih dari empat persepuluh detik dari Marco Bezzecchi dari Aprilia yang menjadi tercepat.

Marquez mengatakan bahwa dirinya masih harus menyesuaikan gaya balapnya agar mampu bersaing dengan pembalap lain yang lebih cepat di sirkuit ini. “Saya perlu meningkatkan diri dan terus bekerja pada gaya balap saya. Saat ini, saya belum mengendarai secara otomatis,” ujarnya.

Strategi dan Penyesuaian Marquez

Performa Marquez pada latihan pertama sempat menimbulkan kekhawatiran karena berada di luar sepuluh besar untuk lolos langsung ke Q2. Hujan sporadis di lintasan menambah risiko.

Meski akhirnya berhasil masuk ke posisi aman untuk Q2, Marquez menyebut timnya cukup beruntung untuk tidak menghadapi Q1 ganda, sementara rekan setimnya, Pecco Bagnaia, kesulitan menembus posisi 15.

“Sesi sore cukup menantang, terutama karena saya memulai latihan dengan ban medium. Kami mengambil sedikit risiko,” jelas Marquez. Ia menambahkan bahwa keputusan mengganti ban soft terjadi sedikit terlambat karena berada di titik pengereman di Tikungan 12.

Keberuntungan sedikit berpihak kepadanya, sehingga hanya beberapa tetes hujan yang mengganggu performa, berbeda dengan kondisi Moto2 yang sempat diguyur hujan lebih deras.

Aprilia Menjadi Ancaman

Marquez mengakui keunggulan Aprilia di Buriram. Marco Bezzecchi dan timnya mampu memaksimalkan performa ban serta paket motor mereka, yang membuat mereka terlihat lebih cepat dibandingkan Ducati.

Hal ini menegaskan bahwa Marquez harus memperbaiki teknik balapnya untuk bisa bersaing di papan atas. Ia menegaskan komitmen untuk terus beradaptasi, mencari langkah-langkah kecil per sesi, dan meningkatkan ritme balapnya agar bisa kembali kompetitif.

Kesimpulan

Awal musim MotoGP 2026 menunjukkan bahwa meskipun Marc Marquez memulai sebagai favorit juara, cedera dan kondisi motor memaksa dirinya menyesuaikan gaya balap.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID