fin.co.id
- Marco Bezzecchi membuka musim MotoGP 2026 dengan penuh drama di Sirkuit Buriram, Thailand. Pebalap Aprilia itu sukses merebut pole position meski harus merasakan dua kali kecelakaan dalam satu hari yang menegangkan.
Pada sesi kualifikasi penentuan grid, Bezzecchi tampil agresif sejak awal. Ia mencatat waktu terbaik dan terus menjaga posisinya di puncak timesheet.
Namun, di momen-momen terakhir, ia kehilangan grip ban depan di tikungan terakhir dan terjatuh cukup keras. Meski demikian, catatan waktunya sudah cukup untuk mengamankan pole dengan selisih tipis 0,035 detik dari Marc Marquez.
Bezzecchi mengaku sempat merasakan dampak keras dari kecelakaan tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja, meski bagian tubuhnya terasa nyeri akibat sistem airbag yang mengembang saat insiden terjadi. Namun, ia menegaskan semuanya dalam kondisi aman.
Marquez Bangkit dan Pilih Bermain Aman
Marc Marquez sempat berada di posisi kedelapan sebelum percobaan terakhirnya. Juara dunia bertahan itu mengakui bahwa percobaan pertama dengan ban awal tidak memberinya rasa percaya diri yang cukup.
Ia kemudian mencoba pendekatan berbeda pada time attack kedua. Sejak out lap, ia sudah merasakan peningkatan performa. Marquez langsung menyerang pada lap pertama dan melihat catatan waktunya cukup kompetitif. Menurutnya, target utama adalah baris depan, dan ia merasa waktu 1 menit 28,6 detik sudah cukup untuk mengamankan posisi tersebut.
Pernyataan “cukup” dari Marquez menunjukkan pendekatan strategisnya. Ia memilih tidak mengambil risiko berlebihan, terutama mengingat balapan sprint dan grand prix utama masih menanti.
Kejutan Raul Fernandez dan Hasil Mengejutkan Lainnya
Selain duel Bezzecchi dan Marquez, kejutan datang dari Raul Fernandez. Pebalap Trackhouse Aprilia itu menempati posisi ketiga setelah melakukan perubahan signifikan pada motor dibandingkan sesi sebelumnya. Ia mengaku mulai merasa nyaman saat time attack dan yakin dengan potensi race pace yang dimilikinya.
Baris kedua akan ditempati Fabio di Giannantonio, Jorge Martin, dan Pedro Acosta. Sementara baris ketiga diisi Alex Marquez, Ai Ogura, serta Franco Morbidelli.
Hasil paling mengejutkan datang dari Francesco Bagnaia. Pebalap pabrikan Ducati itu gagal lolos dari sesi Kualifikasi 1 dan harus memulai balapan dari posisi ke-13. Situasi ini tentu menjadi tantangan berat, mengingat karakteristik Buriram yang tidak selalu mudah untuk menyalip.
Juara dunia Moto2, Diogo Moreira, serta juara WorldSBK Toprak Razgatlioglu, akan menjalani debut MotoGP mereka dari posisi ke-15 dan ke-21. Sementara itu, Fabio Quartararo menjadi pebalap Yamaha tercepat di posisi ke-16, terpaut satu detik dari waktu pole Bezzecchi.
Sprint Race Jadi Penentu Momentum Awal
Balapan sprint sepanjang 13 lap dijadwalkan berlangsung sore hari waktu setempat. Dengan selisih waktu yang sangat tipis di barisan depan, persaingan diprediksi berlangsung agresif sejak tikungan pertama.
Bezzecchi memiliki keuntungan start terdepan, tetapi Marquez dikenal sangat kuat dalam membaca situasi balapan. Kombinasi kecepatan Aprilia dan pengalaman Marquez sebagai juara dunia akan menjadi sorotan utama.
MotoGP Thailand 2026 langsung menghadirkan drama sejak sesi kualifikasi. Pole position Bezzecchi yang diraih di tengah insiden menunjukkan determinasi tinggi, sementara pendekatan tenang Marquez memberi sinyal bahwa pertarungan gelar musim ini berpotensi berlangsung sengit sejak seri pembuka.
Referensi: