Balap . 02/03/2026, 09:10 WIB

Ducati Tumbang di Thailand, Marquez: Tenang, Ini Baru Awal

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin,co,id - Dominasi panjang Ducati akhirnya runtuh di Sirkuit Buriram. Untuk pertama kalinya sejak MotoGP Inggris 2021, tidak satu pun pembalap Ducati naik podium dalam balapan grand prix. Catatan 88 podium beruntun yang selama ini menjadi simbol superioritas pabrikan Italia tersebut resmi terputus.

Balapan MotoGP Thailand 2026 menjadi momen yang sulit bagi tim merah. Aprilia tampil dominan dan melaju tanpa perlawanan berarti menuju kemenangan bersama Marco Bezzecchi. Sementara itu, Ducati tercecer jauh dari perebutan podium.

Hasil terbaik Ducati hanya finis keenam melalui Fabio Di Giannantonio. Jaraknya terpaut lebih dari 15 detik dari pemenang balapan. Situasi ini terasa kontras dibandingkan performa impresif Ducati dalam beberapa musim terakhir.

Masalah Teknis dan Insiden yang Mengubah Segalanya

Marc Marquez sebenarnya sempat berada dalam jalur perebutan podium. Namun, peluang tersebut sirna akibat kegagalan roda belakang pada lap ke-21 dari total 26 lap. Insiden itu bukan sekadar kehilangan posisi, tetapi juga membuatnya gagal meraih poin.

Marquez mengaku beruntung tidak mengalami kecelakaan besar. Ia menyebut kondisi pelek motornya mengalami kerusakan parah.

“Itu sangat aneh karena bahkan peleknya benar-benar rusak. Saya merasa sangat beruntung itu tidak berakhir dengan highside besar,” ujarnya kepada TNT Sport.

Ia menegaskan bahwa masalah tersebut bukan kesalahan Michelin maupun karakter lintasan. Menurutnya, kombinasi faktor teknis dan penggunaan kerb ganda menjadi situasi yang tidak biasa dalam balapan tersebut.

“Itu bukan masalah Michelin, bukan juga masalah lintasan. Hari ini kami melihat sesuatu yang tidak biasa. Tapi hal seperti ini bisa terjadi,” jelasnya.

Marquez Minta Ducati Tetap Tenang

Meski hasil di Thailand mengecewakan, Marquez menolak menyebut situasi ini sebagai krisis. Ia menegaskan tidak ada kepanikan di dalam tim.

“Tentu Ducati sedang bekerja. Kami harus bekerja dengan baik, bekerja keras, tetapi tidak perlu panik,” katanya.

Menurutnya, karakter ban dan casing yang digunakan di Buriram berbeda dibandingkan sesi tes sepekan sebelumnya. Faktor tersebut diyakini berkontribusi terhadap performa yang menurun drastis.

“Kita lihat saja balapan berikutnya. Kami harus bekerja, kami tidak boleh tidur,” tegasnya.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com