Bagnaia Soroti Kelemahan Ducati usai MotoGP Thailand

sport.fin.co.id - 03/03/2026, 10:38 WIB

Bagnaia Soroti Kelemahan Ducati usai MotoGP Thailand

Bagnaia, Image: @pecco63 / Instagram

fin.co.id - Pecco Bagnaia menyelesaikan seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand dengan hasil yang jauh dari harapan. Mantan juara dunia dua kali ini hanya mampu finis di posisi kesembilan, sebuah hasil yang mengejutkan mengingat performa positif Ducati selama tes musim dingin, termasuk pencapaian posisi keempat di sirkuit Buriram seminggu sebelumnya.

Evaluasi Bagnaia Terhadap Performa Ducati

Sepanjang akhir pekan, Bagnaia mengalami kesulitan menjaga konsistensi performa motor. Ia menempati posisi ketujuh pada sesi latihan bebas pertama (FP1) dan gagal lolos ke Q2.

Dalam Sprint Race, Bagnaia naik dari posisi ke-13 hingga finis kesembilan, tetap tertinggal 18 detik dari pemenang balapan Marco Bezzecchi.

Bagnaia secara terbuka mengakui kelemahan Ducati yang muncul pada akhir pekan ini.

“Saya fokus menjaga kondisi ban belakang, jadi saya tidak bisa menekan motor sepenuhnya. Hanya delapan lap terakhir saya mulai merasa ban selip, sampai gigi kelima di trek lurus,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keausan ban membuatnya sulit mengejar kelompok pembalap di depannya.

Selain itu, Bagnaia menyoroti masalah traksi dan kesulitan mengatur motor di berbagai tikungan.

“Dari FP2 hingga balapan, motor mulai sulit dikendalikan. Ini sangat berbeda dengan kondisi saat tes, di mana saya bisa mendorong motor dengan nyaman dan mengatur ban dengan optimal,” jelasnya.

Persaingan Semakin Ketat di Buriram

Sirkuit Buriram, yang dikenal menggunakan ban belakang dengan konstruksi lebih keras karena panas dan tekanan pada karet, biasanya menjadi sirkuit yang menguntungkan bagi Ducati.

Namun kali ini, Aprilia dan KTM tampil impresif. Empat pembalap mereka menembus lima besar, termasuk kemenangan Marco Bezzecchi dan podium kedua Pedro Acosta.

Bagnaia mengakui bahwa persaingan semakin ketat. “Ini trek yang biasanya sangat cocok untuk kami, tapi Aprilia dan KTM menunjukkan perkembangan luar biasa. Kami justru mengalami langkah mundur dan perlu mencari tau alasannya,” katanya.

Optimisme untuk Balapan Berikutnya

Meski hasil di Buriram mengecewakan, Bagnaia tetap optimis untuk balapan berikutnya di Brasil.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID