F-Duct Aprilia Legal meski Kontroversial, Akankah Ditiru Pabrikan Lain?

sport.fin.co.id - 10/03/2026, 09:21 WIB

F-Duct Aprilia Legal meski Kontroversial, Akankah Ditiru Pabrikan Lain?

Marco Bezzechi, Image: @marcobez72 / Instagram

fin.co.id - Dunia MotoGP kembali diramaikan oleh inovasi teknis yang memancing perdebatan di paddock. Kali ini perhatian tertuju pada Aprilia setelah tim asal Italia tersebut menggunakan sistem F-Duct pada motor RS-GP mereka. Teknologi ini segera menjadi bahan pembicaraan karena dianggap sebagai solusi aerodinamika cerdas yang mampu memberikan keuntungan di lintasan lurus.

Meski sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan tim rival, otoritas teknis MotoGP memastikan bahwa sistem tersebut sepenuhnya legal. Kepastian ini membuat inovasi Aprilia tidak hanya bertahan di lintasan, tetapi juga membuka kemungkinan akan ditiru oleh pabrikan lain di masa mendatang.

Teknologi yang memanfaatkan aliran udara ini bukan sepenuhnya ide baru dalam dunia balap. Sistem serupa pernah digunakan dalam Formula 1 lebih dari satu dekade lalu sebelum akhirnya dilarang. Kini konsep yang hampir serupa muncul kembali di MotoGP dengan pendekatan yang disesuaikan dengan regulasi motor.

Cara Kerja F-Duct pada Motor MotoGP

F-Duct pada dasarnya merupakan sistem saluran udara yang dirancang untuk mengontrol aliran angin di sekitar bodi kendaraan. Pada motor balap, aliran udara sangat menentukan stabilitas dan kecepatan, terutama saat motor melaju di lintasan lurus dengan kecepatan lebih dari 350 kilometer per jam.

Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan posisi tubuh pembalap untuk mengubah arah aliran udara. Ketika pembalap menutup sebagian saluran udara dengan bagian tubuh tertentu, aliran angin yang biasanya menghasilkan hambatan dapat dialihkan sehingga drag berkurang.

Pengurangan hambatan udara ini memberikan keuntungan berupa peningkatan kecepatan maksimum. Dalam dunia balap, bahkan selisih beberapa kilometer per jam dapat menentukan hasil duel di lintasan lurus.

Beberapa analis teknik menyebut sistem ini sebagai inovasi yang sangat cerdas karena tidak menggunakan komponen mekanis aktif. Semua perubahan aerodinamika terjadi secara pasif melalui interaksi antara tubuh pembalap dan desain fairing motor.

Seorang analis teknis MotoGP pernah menggambarkan konsep ini dengan kalimat sederhana.

“Dalam balapan modern, mengendalikan udara sama pentingnya dengan mengendalikan mesin.”

Pernyataan tersebut menggambarkan betapa pentingnya aerodinamika dalam era MotoGP modern.

Legalitas yang Dipastikan oleh Otoritas MotoGP

Setelah sistem tersebut terlihat di lintasan, beberapa tim rival mulai mempertanyakan apakah teknologi tersebut melanggar aturan. Hal ini wajar mengingat regulasi aerodinamika MotoGP dalam beberapa tahun terakhir semakin ketat.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan teknis, pihak pengawas memastikan bahwa sistem yang digunakan Aprilia tidak melanggar regulasi. F-Duct versi MotoGP ini tidak menggunakan perangkat yang dapat diaktifkan secara mekanis oleh pembalap.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID