Balap . 10/03/2026, 12:45 WIB

Yamaha Akui Mesin V4 Baru Masih Tertinggal dari Para Rival

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Yamaha secara terbuka mengakui bahwa proyek mesin V4 yang sedang dikembangkan untuk menghadapi persaingan di MotoGP masih memiliki jarak yang cukup besar dibandingkan para pesaingnya.

Pengakuan tersebut disampaikan oleh Managing Director Yamaha Racing, Paolo Pavesio, setelah melihat performa motor baru itu dalam seri pembuka musim 2026.

Musim 2026 menjadi momen penting bagi Yamaha karena untuk pertama kalinya pabrikan Jepang tersebut membawa konsep mesin V4 secara penuh dalam program balapnya.

Selama bertahun-tahun sebelumnya, Yamaha dikenal sebagai satu-satunya tim pabrikan yang tetap setia menggunakan konfigurasi mesin inline-four pada motor M1.

Keputusan untuk beralih ke mesin V4 tidak terjadi secara tiba-tiba. Proyek tersebut sudah mulai dikembangkan sejak musim sebelumnya dan sempat diuji melalui beberapa penampilan wild card.

Namun ketika digunakan dalam balapan penuh di seri pembuka MotoGP di Thailand, tantangan besar yang dihadapi Yamaha langsung terlihat jelas.

Pavesio bahkan menggambarkan situasi ini dengan ungkapan yang cukup tegas. Ia mengatakan bahwa timnya seperti sedang menghadapi perjalanan berat untuk mengejar ketertinggalan dari pabrikan lain.

“Kami sekarang melihat dengan sangat jelas seberapa besar jaraknya, dan kami memahami bahwa kami harus mendaki gunung yang sangat tinggi,” ujar Pavesio kepada media setelah balapan.

Debut MotoGP 2026 Mengungkap Besarnya Tantangan

Seri pembuka di Thailand menjadi gambaran nyata tentang kondisi proyek baru Yamaha. Dalam sesi kualifikasi, pembalap andalan Yamaha, Fabio Quartararo, hanya mampu menempati posisi ke-16. Hasil tersebut jauh dari ekspektasi, mengingat Quartararo sebelumnya dikenal sebagai salah satu spesialis kualifikasi terbaik di MotoGP.

Pada balapan Sprint, Jack Miller menjadi pembalap Yamaha dengan hasil terbaik di posisi ke-15. Sementara Quartararo menyelesaikan balapan utama di posisi ke-14.

Data performa juga menunjukkan bahwa motor V4 Yamaha masih tertinggal sekitar satu detik per lap dari motor para pesaing di barisan depan. Dalam dunia MotoGP, selisih satu detik per lap merupakan perbedaan yang sangat besar dan menunjukkan bahwa pengembangan motor masih berada pada tahap awal.

Masalah utama yang terlihat dari motor baru tersebut adalah kurangnya daya cengkeram roda belakang serta performa mesin yang masih berada di bawah standar para pesaing. Kedua aspek tersebut merupakan faktor krusial dalam menentukan kecepatan dan konsistensi selama balapan.

Meski demikian, Yamaha tetap optimistis dengan proyek ini. Pavesio menegaskan bahwa seluruh tim dan para pembalap memberikan upaya maksimal untuk mempercepat perkembangan motor baru tersebut.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com