Masalah Teknis Ganggu Performa Pembalap
Selain kalah cepat dari Aprilia, Ducati juga menghadapi beberapa kendala teknis yang memengaruhi hasil balapan.
Juara dunia bertahan Ducati, Marc Marquez, sebenarnya masih memiliki peluang untuk bersaing di posisi podium. Namun peluang tersebut hilang setelah ia mengalami kerusakan pada velg roda motornya saat balapan berlangsung.
Masalah tersebut membuat performa motornya menurun dan akhirnya memaksanya keluar dari persaingan di posisi depan.
Tardozzi juga mengungkapkan bahwa para pembalap Ducati mengalami penurunan performa dibandingkan saat sesi tes sebelumnya.
Menurutnya, perubahan kondisi grip lintasan dari tes pekan sebelumnya ke akhir pekan balapan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performa motor Ducati.
Namun ia menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah alasan untuk mencari pembenaran atas hasil buruk yang mereka alami.
Baca Juga
“Kinerja para pembalap memang menurun dibandingkan tes sebelumnya. Tapi itu bukan alasan. Kami harus mengevaluasi penyebabnya,” katanya.
Persaingan MotoGP Musim 2026 Diperkirakan Semakin Ketat
Hasil balapan di Thailand juga menunjukkan bahwa persaingan MotoGP musim ini kemungkinan akan jauh lebih ketat.
Selain Aprilia yang tampil kuat, pembalap muda Pedro Acosta dari tim KTM juga menunjukkan performa impresif dengan memenangkan sprint race dan memimpin klasemen sementara.
Situasi ini menjadi sinyal bahwa dominasi Ducati tidak akan semudah musim-musim sebelumnya.
Baca Juga
Meski begitu, Tardozzi mengingatkan bahwa satu balapan belum cukup untuk menentukan kekuatan sebenarnya setiap tim.
Ia menyebut bahwa seri-seri berikutnya seperti Austin, Qatar, dan Jerez akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang peta persaingan musim ini.