fin.co.id - Pembalap andalan Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, sukses menciptakan sejarah baru dalam gelaran balap dunia musim ini. Dominasi panjang pabrikan Ducati di Sirkuit Autodromo Internazionale del Mugello akhirnya resmi berakhir. Pabrikan asal Borgo Panigale tersebut merupakan penguasa mutlak sirkuit ini dengan catatan tujuh kemenangan beruntun pada tahun 2017, 2018, 2019, 2022, 2023, 2024, dan 2025.
Namun sekarang, hegemoni itu runtuh setelah Marco Bezzecchi memenangi Brembo Grand Prix Italia 2026, Minggu, 31 Mei 2026. Hasil manis ini sekaligus menandai kemenangan pertama bagi pembalap yang akrab dengan sapaan Bez tersebut, sekaligus trofi perdana untuk pabrikan Noale di Mugello.
Pesta meriah Aprilia Racing kian lengkap setelah Jorge Martin berhasil mengklaim podium kedua. Keberhasilan finis 1-2 di GP Italia ini menorehkan sejarah baru dan menjadi tonggak pencapaian luar biasa bagi mereka.
Di kubu lawan, skuad Bologna setidaknya masih dapat tersenyum tipis. Pembalap utama mereka, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), sukses mengamankan tempat ketiga setelah menangkis serangan sengit dari Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) dengan selisih sangat tipis, hanya 0,034 detik saja di garis finis.
Duel Sengit Bagnaia vs Bezzecchi di Garis Depan
Memulai balapan dari posisi start terdepan (pole position), Marco Bezzecchi langsung meluncur kencang untuk memimpin jalannya lomba selepas tikungan pertama. Jorge Martin sempat menguntit di posisi kedua, tetapi Francesco Bagnaia berhasil menyalipnya pada putaran kedua. Sementara di barisan belakang, Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) terlibat bentrokan sengit melawan Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) demi memperebutkan tempat keempat.
Tensi balapan GP Italia semakin meninggi saat Bagnaia merebut posisi terdepan dari tangan Bezzecchi. Pembalap utama Ducati itu sempat menunjukkan penampilan yang sangat kuat di lintasan. Namun, Bezzecchi tidak tinggal diam dan terus menjaga jarak agar tidak tertinggal jauh dari sang rival. Saat barisan depan menyajikan persaingan intens antara dua pembalap Italia tersebut, laju motor Martin justru sedikit mulai tertinggal.
Baca Juga
Di tempat lain, kamera menyorot aksi saling salip yang sangat panas antara Marc Marquez dan Pedro Acosta. Pertarungan kedua pembalap ini sempat mendapat gangguan dari Fermin Aldeguer. Akan tetapi, kecepatan penunggang motor BK8 Gresini Racing MotoGP itu perlahan mengendur seiring berjalannya sisa lap.
Manuver Lap 14 Bawa Aprilia Amankan Finis Ganda 1-2
Pertahanan kokoh yang Bagnaia bangun akhirnya runtuh juga oleh tekanan Bezzecchi. Pembalap bernomor motor #72 tersebut melancarkan manuver overtake yang sangat rapi di Tikungan 1 pada Lap 14 untuk merebut kembali takhta pimpinan lomba. Di tengah upayanya mempertahankan posisi yang tersisa, Bagnaia justru harus kembali gigit jari setelah Jorge Martin menyalipnya dan mengamankan urutan kedua.
Pada barisan belakang, Marc Marquez juga akhirnya harus menyerah akibat tekanan konstan dari Acosta. Walau mampu melewati Marquez, pembalap KTM tersebut justru kewalahan mengimbangi serangan balik dari Ai Ogura serta Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) yang melakukan comeback luar biasa.
Memasuki putaran-putaran akhir, laju motor Bezzecchi terbukti semakin kencang dan tak terkejar. Melihat situasi yang tidak memungkinkan untuk mendesak maju, Martin akhirnya memilih bermain aman untuk mengamankan finis kedua. Di sisi lain, Bagnaia berhasil membalas serangan Ogura demi meraih podium ketiga, sementara Di Giannantonio melengkapi posisi lima besar.
Baca Juga
Pedro Acosta sendiri harus puas menyentuh garis finis di posisi keenam setelah kehilangan salah satu komponen sayap motornya akibat sempat kontak fisik dengan Ogura. Selanjutnya, Marc Marquez mengemas posisi ketujuh. Peraih kemenangan sesi Sprint Mugello, Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team), bangkit untuk finis kedelapan setelah melakukan kesalahan fatal akibat melebar di tikungan pertama pada lap pembuka. Posisi kesembilan menjadi milik Aldeguer, sedangkan pembalap pemula (rookie) Diogo Moreira (Pro Honda LCR) tampil impresif dengan finis di urutan ke-10.
Update Klasemen MotoGP dan Jadwal Seri Balapan Berikutnya
Tambahan poin penuh dari kemenangan bersejarah di Mugello ini memastikan Marco Bezzecchi memperlebar keunggulan di papan klasemen sementara. Kini, ia unggul 17 poin atas rekan setimnya, Jorge Martin, yang berada di peringkat kedua. Sementara itu, tidak ada perubahan untuk posisi ketiga dan keempat yang masih ditempati oleh Fabio Di Giannantonio dan Pedro Acosta.