Bukan Gelar Baru, Ini Target Marquez sebelum Putuskan Pensiun Nanti

sport.fin.co.id - 15/03/2026, 07:02 WIB

Bukan Gelar Baru, Ini Target Marquez sebelum Putuskan Pensiun Nanti

Marc Marquez, Image: @marcmarquez93 / Instagram

fin.co.id - Karier panjang seorang pembalap sering kali diukur dari jumlah gelar yang berhasil diraih. Namun bagi Marc Marquez, ukuran kesuksesan di akhir karier ternyata tidak lagi semata-mata soal trofi. Juara dunia MotoGP sembilan kali itu justru menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama sebelum memutuskan gantung helm dari ajang balap motor paling bergengsi di dunia.

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio Spanyol Onda Cero, Marquez mengungkapkan pandangan yang cukup mengejutkan. Meski masih berada di level kompetitif dan berpeluang menambah gelar juara, pembalap asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa ia lebih memilih menutup karier tanpa harus mengalami cedera lagi.

“Jika saya bisa menandatangani kesepakatan untuk pensiun tanpa cedera lagi, saya akan melakukannya sekarang,” kata Marquez. Ia menambahkan bahwa meraih gelar juara dunia tambahan tetap menjadi target, tetapi kesehatan fisik tetap berada di atas segalanya.

Perjalanan Karier yang Dipenuhi Ujian Cedera

Pernyataan Marquez tidak muncul tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, perjalanan kariernya sempat terancam oleh serangkaian cedera serius. Ia mengalami masalah berat pada lengan serta gangguan penglihatan yang sempat membuat masa depannya di MotoGP dipertanyakan.

Cedera tersebut membuat Marquez harus menjalani berbagai operasi dan proses pemulihan yang panjang. Selama periode itu, ia bahkan mengakui bahwa kehidupan seorang atlet terasa sangat berbeda dibandingkan saat berada di puncak performa.

“Ketika Anda cedera, rasanya seperti berada di dalam sangkar. Tetapi begitu dokter sedikit membukanya, Anda langsung ingin keluar,” ujarnya.

Pengalaman menghadapi cedera berkepanjangan ternyata memberi pelajaran penting bagi pembalap yang pernah mendominasi MotoGP selama hampir satu dekade tersebut. Ia mengaku masa sulit itu membuatnya berkembang secara mental jauh lebih cepat.

“Dalam tiga tahun cedera itu, saya merasa belajar dua kali lebih banyak dibandingkan sepuluh tahun saat menang,” kata Marquez.

Perjuangan Kembali ke Level Tertinggi

Setelah meninggalkan tim lamanya dan mengambil langkah berani untuk memulai tantangan baru, Marquez perlahan kembali menemukan performa terbaiknya. Keputusan untuk berpindah tim sempat dianggap sebagai perjudian besar, namun ia berhasil membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing di barisan depan.

Kebangkitan itu bahkan membawanya kembali meraih gelar juara dunia setelah sempat mengalami masa sulit selama beberapa musim. Dominasi tersebut membuat banyak pengamat kembali melihat Marquez sebagai salah satu pembalap paling berpengaruh dalam sejarah MotoGP.

Namun perjalanan kembali ke puncak tidak berarti semua masalah fisik telah sepenuhnya hilang. Hingga kini, Marquez masih menjalani proses pemulihan dari cedera bahu yang dialaminya pada akhir musim lalu.

Kondisi Fisik Masih Belum Sepenuhnya Pulih

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID