fin.co.id - Dunia balap motor kembali menghadapi dampak dari situasi geopolitik global. MotoGP memutuskan menunda seri Qatar setelah konflik di kawasan Timur Tengah meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Balapan yang semula dijadwalkan berlangsung pada 10–12 April di Sirkuit Lusail kini dipindahkan ke akhir musim, tepatnya pada 8 November 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah meningkatnya ketegangan regional yang membuat penyelenggara mempertimbangkan ulang keamanan dan kelancaran penyelenggaraan ajang balap. Situasi memanas sejak serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari, yang kemudian memicu konflik lebih luas di kawasan.
Alih-alih membatalkan seri tersebut, MotoGP memilih untuk menundanya agar tetap bisa menjadi bagian dari kalender musim 2026. Langkah ini sekaligus menunjukkan upaya penyelenggara menjaga kontinuitas kompetisi tanpa mengabaikan faktor keselamatan.
GP Qatar Masuk Rangkaian Triple-Header
Dengan perubahan tersebut, MotoGP harus melakukan penyesuaian besar terhadap kalender balapan musim ini. Seri Qatar kini ditempatkan pada 8 November dan akan menjadi bagian dari rangkaian tiga balapan berturut-turut di akhir musim.
Balapan di Lusail akan digelar setelah seri Australia dan Malaysia, sehingga menciptakan triple-header yang diprediksi menjadi salah satu periode paling padat bagi tim dan pembalap.
Perubahan jadwal ini juga memengaruhi beberapa seri lainnya. MotoGP Portugal kini dipindahkan ke 22 November, sementara seri penutup musim di Valencia dijadwalkan berlangsung pada 29 November.
Baca Juga
Dengan jadwal baru tersebut, musim MotoGP 2026 akan berakhir lebih lambat dari rencana semula. Bahkan sesi tes pascamusim di Valencia yang akan memperkenalkan motor generasi baru berkapasitas 850 cc kepada publik diperkirakan berlangsung pada 1 Desember.
Keselamatan Jadi Prioritas Utama
CEO MotoGP, Carmelo Ezpeleta, menegaskan bahwa keputusan menunda GP Qatar diambil setelah koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk penyelenggara lokal serta tim yang berpartisipasi dalam kejuaraan.
Ia menyatakan bahwa keselamatan dan kesejahteraan seluruh pihak yang terlibat dalam MotoGP selalu menjadi prioritas utama. Selain itu, pihak penyelenggara juga berusaha memastikan setiap seri balapan dapat berlangsung dengan standar organisasi dan keselamatan tertinggi.
MotoGP juga berupaya memberikan kepastian kepada para penggemar secepat mungkin. Pemegang tiket untuk balapan Qatar diberikan opsi untuk menggunakan tiket mereka pada jadwal baru yang akan digelar pada bulan November.
Baca Juga
Dukungan dari Otoritas Motorsport Qatar
Presiden Federasi Motor dan Motor Qatar, Abdulrahman bin Abdullatif Al Mannai, menyatakan bahwa pihaknya menghormati dan mendukung keputusan yang diambil oleh MotoGP Sport and Entertainment Group.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para penggemar, tim, serta mitra yang telah menunjukkan pengertian terhadap perubahan jadwal tersebut. Menurutnya, semua pihak kini menantikan kesempatan untuk kembali menyambut MotoGP di Sirkuit Lusail pada bulan November mendatang.