Piastri mengatakan mobilnya berjalan normal ketika menuju grid. Namun sesaat sebelum balapan dimulai, tim menemukan gangguan yang memaksa mobilnya kembali ke garasi.
Situasi ini membuat McLaren mengalami double DNS atau gagal start untuk dua mobil sekaligus. Kejadian tersebut cukup membingungkan bagi tim karena kedua masalah muncul secara bersamaan namun berasal dari sistem yang berbeda.
Awal Musim Sulit Bagi Piastri
Masalah di GP China memperpanjang awal musim yang sulit bagi Oscar Piastri. Setelah dua seri berlangsung, pembalap asal Australia itu belum menyelesaikan satu lap pun dalam balapan grand prix musim ini.
Meski begitu, ia masih berhasil mengumpulkan tiga poin dari sprint race yang digelar sehari sebelumnya.
Piastri mencoba tetap santai menanggapi situasi tersebut. Ia bahkan bercanda bahwa sudah cukup lama dirinya tidak menonton dua balapan Formula 1 dari televisi.
Menurutnya, masalah seperti ini memang kadang terjadi di dunia balap, terutama pada awal era regulasi baru ketika banyak komponen teknis masih terus disempurnakan.
Baca Juga
Kesimpulan
Kegagalan McLaren di GP China menjadi salah satu momen paling mengejutkan di awal musim Formula 1. Dua mobil yang seharusnya start dari posisi lima dan enam justru tidak pernah turun ke lintasan akibat gangguan elektrik pada power unit.
Pengakuan Lando Norris dan Oscar Piastri mengungkap bahwa masalah tersebut berasal dari sistem kelistrikan mesin Mercedes yang digunakan McLaren, meski kedua mobil mengalami gangguan berbeda.
Peristiwa ini menunjukkan betapa kompleksnya teknologi Formula 1 modern. Satu gangguan kecil pada sistem elektronik dapat menggagalkan seluruh akhir pekan balapan, bahkan bagi tim besar sekalipun.
McLaren kini harus segera melakukan evaluasi teknis agar masalah serupa tidak kembali terjadi pada seri-seri berikutnya.
Baca Juga
Referensi:
Crash.net – Lando Norris, Oscar Piastri reveal cause of McLaren's Chinese GP non-start