fin.co.id - MotoGP akhirnya kembali ke Brasil setelah penantian panjang sejak 2004. Harapan besar menyelimuti akhir pekan balapan di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania. Ribuan penggemar memadati tribun, menciptakan atmosfer yang luar biasa dan penuh gairah.
Sekitar 150 ribu penonton hadir sepanjang akhir pekan, sebuah angka yang menunjukkan betapa besarnya antusiasme publik Brasil terhadap MotoGP. Sorakan penonton bahkan disebut mampu “memecahkan speaker televisi” saat momen-momen dramatis terjadi di lintasan.
Namun di balik euforia tersebut, kenyataan di lapangan justru berbicara lain. Balapan yang seharusnya menjadi simbol kebangkitan MotoGP di Amerika Selatan malah berubah menjadi salah satu akhir pekan paling kacau dalam beberapa tahun terakhir.
Masalah Dimulai Bahkan Sebelum Balapan
Sejak awal, tanda-tanda masalah sebenarnya sudah terlihat. Persiapan sirkuit yang dilakukan dalam waktu terbatas membuat banyak pihak meragukan kesiapan venue ini.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Goiania menjelang balapan memperparah situasi. Beberapa bagian lintasan sempat tergenang air, bahkan muncul foto-foto yang menunjukkan kondisi sirkuit seperti “kolam besar” sebelum akhirnya dibersihkan.
Baca Juga
Sesi latihan sempat tertunda akibat genangan air yang belum sepenuhnya surut. Kondisi ini langsung memicu kritik dari tim dan pihak internal paddock.
Salah satu pernyataan yang mencuat datang dari seorang bos tim yang menyebut situasi ini “sangat mengecewakan”, terutama karena MotoGP terus mendorong standar tinggi untuk tim, tetapi tidak diimbangi kesiapan penyelenggara.
Munculnya Sinkhole yang Mengejutkan
Masalah semakin serius ketika sesi kualifikasi selesai. Tiba-tiba muncul lubang besar atau sinkhole di lintasan lurus utama.
Penyebabnya diduga karena pergerakan tanah akibat curah hujan tinggi. Lubang tersebut memang berada di luar racing line, namun tetap menimbulkan kekhawatiran besar.
Baca Juga
Perbaikan dilakukan secara darurat dengan menutup lubang menggunakan beton. Meski pembalap masih bisa menerima kondisi tersebut karena tidak berada di jalur utama, situasi ini tetap dianggap sebagai alarm besar terkait kualitas pembangunan sirkuit.
Seorang pembalap bahkan menyatakan bahwa balapan mungkin tidak akan bisa berlangsung jika lubang tersebut berada tepat di racing line.