fin.co.id - Konfederasi Sepak Bola Asia resmi memindahkan empat laga tertunda Liga Champions Asia ke Jeddah, Arab Saudi. Keputusan ini diambil menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang semakin memanas sejak akhir Februari 2026.
Situasi keamanan yang tidak kondusif membuat AFC harus mengambil langkah cepat demi menjaga keselamatan pemain, ofisial, dan seluruh pihak yang terlibat dalam kompetisi elite Asia tersebut.
Perubahan besar terjadi pada format pertandingan. Jika sebelumnya babak 16 besar direncanakan menggunakan sistem kandang dan tandang di beberapa negara seperti Qatar, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, kini semua laga akan digelar dengan format satu leg.
Empat pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13 dan 14 April 2026 di satu lokasi terpusat, yakni Jeddah.
Langkah ini dinilai sebagai solusi paling realistis di tengah situasi geopolitik yang belum stabil.
Baca Juga
Sejumlah pertandingan besar siap tersaji di babak 16 besar dengan format baru ini. Juara bertahan Al-Ahli akan menghadapi wakil Qatar, Al-Duhail.
Sementara itu, raksasa Asia Al-Hilal akan berhadapan dengan Al-Sadd dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit.
Dua laga lainnya juga tak kalah menarik:
-
Shabab Al-Ahli vs Tractor FC
-
Al-Wahda vs Al-Ittihad
Dengan format satu leg, setiap tim dituntut tampil maksimal karena tidak ada kesempatan kedua.
Tak hanya babak 16 besar, AFC juga memastikan seluruh fase akhir Liga Champions Asia musim ini akan dipusatkan di Jeddah.
Mulai dari perempat final hingga partai puncak akan digelar pada 16 hingga 25 April 2026. Dengan demikian, kota ini akan menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola Asia dalam waktu hampir dua pekan.
Keputusan ini sekaligus menunjukkan kesiapan Arab Saudi sebagai tuan rumah dalam menyelenggarakan event sepak bola berskala besar di tengah situasi global yang menantang.
Sementara itu, dari zona Timur, empat tim telah memastikan langkah ke babak perempat final.