Balap . 28/03/2026, 14:55 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Fokus utamanya tetap pada peningkatan performa menuju sesi berikutnya.
Meski tampil dominan di balapan utama, Bezzecchi masih memiliki pekerjaan rumah di Sprint Race musim ini. Ia belum sekalipun naik podium Sprint pada 2026, termasuk setelah crash di Thailand dan finis keempat di Brasil.
Fakta ini menjadi kontras dengan konsistensinya di hari Minggu. Jika ingin benar-benar menyempurnakan misinya menuju lima kemenangan beruntun, performa di Sprint juga perlu ditingkatkan.
Apalagi, ia datang ke COTA dengan keunggulan 11 poin atas rekan setimnya, Jorge Martin, yang juga berpotensi menekan dari belakang.
Performa awal Marco Bezzecchi di COTA menunjukkan bahwa target lima kemenangan beruntun bukan sekadar mimpi. Ia memiliki kecepatan, momentum, dan dukungan teknis yang cukup untuk melanjutkan dominasinya.
Namun, kehadiran Marc Marquez menjadi faktor penentu yang tidak bisa diabaikan. Dengan pengalaman dan keunggulan historis di COTA, Marquez adalah ujian terbesar dalam perjalanan Bezzecchi akhir pekan ini.
Duel keduanya bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang siapa yang mampu menguasai tekanan, membaca data, dan memaksimalkan setiap sesi di lintasan.
Pada akhirnya, COTA akan menjadi panggung pembuktian: apakah Bezzecchi mampu menembus tembok bernama Marquez, atau justru harus menunda ambisinya untuk mencetak sejarah baru.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media