fin.co.id - Persaingan MotoGP kembali memanas, bukan hanya di lintasan, tetapi juga lewat pernyataan para pembalap. Jorge Martin secara terang-terangan mengungkap kelemahan Ducati, sekaligus menegaskan bahwa Aprilia Racing kini tampil lebih kompetitif.
Ucapan tersebut muncul usai Sprint Race MotoGP Amerika, dalam percakapan santai namun penuh makna dengan rivalnya, Francesco Bagnaia.
Ducati Disebut Kehilangan Keunggulan
Dalam obrolan yang terekam kamera, Martin secara blak-blakan mengatakan bahwa Ducati sudah tidak lagi sekuat sebelumnya, terutama dalam aspek aerodinamika.
Ia menyebut bahwa ada sesuatu yang “hilang” dari motor Ducati musim ini. Pernyataan ini cukup mengejutkan mengingat Ducati selama beberapa tahun terakhir dikenal sebagai pelopor era aerodinamika modern di MotoGP.
Martin tidak berbicara tanpa dasar. Ia membuktikannya langsung di lintasan dengan performa impresif, termasuk menyalip Bagnaia di lap terakhir Sprint Race.
Baca Juga
Situasi ini menggambarkan bahwa dominasi Ducati mulai mendapat tekanan serius dari rival, khususnya Aprilia.
Aprilia Tampil Lebih Tajam, Terutama di Pengereman
Dalam percakapan yang sama, Martin juga menyoroti peningkatan signifikan yang ditunjukkan Aprilia, terutama dalam sektor pengereman.
Menurutnya, kekuatan braking menjadi salah satu faktor utama yang membuat Aprilia kini mampu bersaing bahkan mengungguli Ducati dalam kondisi tertentu.
Bagnaia pun mengakui hal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dirinya bisa merasakan langsung tekanan dari Martin saat balapan, terutama saat memasuki tikungan dengan kecepatan tinggi.
Baca Juga
“Awalnya saya punya jarak 1,3 detik, lalu jadi 0,8 detik. Di tikungan tertentu saya sudah tahu dia akan menyalip,” kira-kira begitu pengakuannya.
Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan performa Aprilia bukan sekadar opini, tetapi sudah terasa nyata di lintasan.