fin.co.id - Nasib kurang beruntung dialami Persita Tangerang saat melakoni laga tandang ke markas Persebaya Surabaya, Sabtu (4/4/2026) malam. Meski tampil pede dan sempat menguasai jalannya laga, tim berjuluk "Pendekar Cisadane" harus rela pulang dengan tangan hampa setelah kalah tipis 0-1 di pekan ke-26 BRI Super League.
Gol tunggal dari pemain Persebaya, Francisco Rivera, jadi mimpi buruk yang memupus harapan Persita membawa poin ke Tangerang. Padahal, secara permainan, Persita nggak kalah kelas.
Pelatih Persita, Carlos Pena, nggak bisa nutupin rasa kecewanya. Dia ngerasa anak asuhnya main cukup apik dan layak dapet poin. "Jujur kami sedih. Pertandingan sebenarnya ketat banget, tapi Persebaya pinter manfaatin satu peluang krusial di babak kedua," kata Pena, Minggu (5/4/2026).
Pena juga merasa penyelesaian akhir timnya yang masih "melempem". Persita sebenarnya punya peluang emas lewat Ramiro Fergonzi dan skema sepak pojok, tapi nggak ada yang nyangkut di gawang lawan. "Kita punya dua kesempatan besar, tapi akurasi kita hari ini emang lagi kurang tajam," tambahnya.
Meski kalah, optimisme Persita belum padam. Carlos Pena menegaskan target timnya tetap tinggi yakni menembus posisi 5 besar dan cetak rekor poin tertinggi dalam sejarah klub. "Masih ada 8 game lagi. Pekan depan lawan Arema FC, kita bakal habis-habisan lagi!" tegas pelatih asal Spanyol itu.
Sementara itu, bomber Persita Nur Hardianto nggak mau timnya lama-lama galau. Dia minta rekan setimnya segera bangkit. "Pastinya kecewa, tapi kita harus lupain hasil ini dan fokus penuh buat laga berikutnya," tukasnya.