Dominasinya Belum Utuh! Aprilia Ungkap Kelemahan Bezzecchi yang Bisa Jadi Bumerang

sport.fin.co.id - 08/04/2026, 13:48 WIB

Dominasinya Belum Utuh! Aprilia Ungkap Kelemahan Bezzecchi yang Bisa Jadi Bumerang

Marco Bezzecchi, Image: @marcobez72 / Instagram

fin.co.id - Dominasi di hari Minggu belum cukup untuk menjamin gelar juara. Itulah pesan tersirat dari Marco Bezzecchi di awal musim MotoGP 2026. Meski memimpin klasemen, ada satu celah yang mulai terlihat jelas dan bisa menjadi ancaman serius.

Aprilia sendiri tak menutupinya. Mereka justru mengakui ada satu kelemahan yang berpotensi menjadi bumerang jika tidak segera diperbaiki.

Dominasi Hari Minggu yang Nyaris Sempurna

Sejauh tiga seri awal, performa Marco Bezzecchi di balapan utama hari Minggu bisa dibilang luar biasa. Ia sukses mengumpulkan total 75 poin penuh dari sesi Grand Prix, angka yang menempatkannya di puncak klasemen sementara.

Konsistensi ini menjadi pembeda utama dibanding para rival. Saat pembalap lain masih naik turun, Bezzecchi justru tampil solid dan efektif saat momen paling krusial.

Namun, dominasi tersebut ternyata hanya setengah cerita.

Masalah Besar Justru Muncul di Hari Sabtu

Berbanding terbalik dengan performa hari Minggu, hasil Sprint Race pada hari Sabtu justru menjadi titik lemah Bezzecchi. Dari total maksimal 36 poin, ia hanya mampu mengumpulkan 6 poin saja.

Beberapa insiden menjadi penyebab utama. Ia sempat terjatuh saat memimpin Sprint di Buriram, lalu kembali gagal finis saat mengejar Francesco Bagnaia di COTA.

Kesalahan-kesalahan ini membuatnya kehilangan potensi hingga 24 poin penting. Jika saja sebagian poin itu bisa diamankan, Bezzecchi berpeluang mencetak rekor perolehan poin terbaik di awal musim era Sprint.

Peringatan Langsung dari Aprilia

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, secara terbuka mengakui masalah ini.

Ia menyatakan bahwa performa Bezzecchi di hari Minggu sudah “sempurna”, namun masih ada pekerjaan besar di hari Sabtu. Bahkan, ia memberi peringatan yang cukup menarik:

"Marco sudah sempurna di hari Minggu. Kami hanya perlu memperbaiki hari Sabtu. Jika itu terjadi, dia akan menjadi sesuatu yang menakutkan."

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID