Balap . 21/05/2026, 04:48 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Lando Norris mulai memikirkan tantangan baru di luar Formula 1. Pembalap andalan McLaren itu mengaku tertarik tampil di ajang balap ketahanan paling bergengsi di dunia, Le Mans 24 Hours, setelah McLaren memastikan comeback mereka ke World Endurance Championship pada 2027.
Pernyataan Norris langsung memunculkan antusiasme besar di kalangan penggemar motorsport. Pasalnya, Le Mans dikenal sebagai salah satu balapan paling ekstrem dan bergengsi, dengan durasi 24 jam non-stop yang menguji kemampuan teknis, fisik, dan mental para pembalap.
Dalam wawancara terbaru di kanal resmi McLaren, Norris mengungkapkan bahwa dirinya masih memiliki banyak mimpi yang belum terwujud dalam karier balapnya. Salah satu yang paling menarik baginya adalah mencoba atmosfer Le Mans bersama McLaren.
“Sekarang McLaren ikut Le Mans, mungkin suatu saat saya ingin mencobanya,” kata Norris.
Ucapan itu menjadi sinyal kuat bahwa Norris tidak ingin hanya dikenal sebagai pembalap Formula 1. Ia juga ingin mengejar pengalaman lain di dunia motorsport, seperti yang pernah dilakukan beberapa legenda balap dunia.
McLaren saat ini memang sedang menyiapkan proyek besar untuk kembali bersaing di balap endurance. Tim asal Inggris tersebut sudah memperkenalkan hypercar terbaru yang akan dipakai untuk WEC dan Le Mans mulai musim 2027.
Kembalinya McLaren ke Le Mans punya arti penting karena tim ini memiliki sejarah panjang di ajang tersebut. McLaren menjadi satu-satunya tim yang pernah meraih triple crown motorsport, yakni kemenangan di Monaco Grand Prix, Indianapolis 500, dan Le Mans 24 Hours.
Fakta itu membuat proyek WEC McLaren dipandang sangat serius dan ambisius.
CEO McLaren Racing, Zak Brown, bahkan mengaku sudah berdiskusi dengan Norris dan Oscar Piastri mengenai kemungkinan tampil di Le Mans suatu hari nanti.
Menurut Brown, kedua pembalap mudanya sama-sama tertarik mencoba pengalaman balapan endurance. Namun untuk saat ini, fokus mereka tetap berada di Formula 1.
Meski mulai melirik Le Mans, Norris masih punya tanggung jawab besar di Formula 1. Sebagai juara dunia bertahan, ia sedang menghadapi musim yang tidak mudah bersama McLaren.
Awal musim 2026 berjalan cukup sulit sebelum tim membawa paket upgrade besar pada GP Miami. Setelah pembaruan tersebut, performa McLaren mulai meningkat dan mampu kembali bersaing di papan atas.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media