Bola . 31/05/2026, 23:23 WIB

Gagal Antar Arsenal Rengkuh Trofi Liga Champion, Arteta: PSG Tim Terbaik di Dunia

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Kekecewaan mendalam tengah menyelimuti skuad The Gunners. Impian Arsenal untuk merengkuh trofi Si Kuping Besar untuk pertama kalinya dalam sejarah klub harus kandas di partai puncak.

Menanggapi hasil minor tersebut, pelatih Arsenal Mikel Arteta secara jantan mengakui Paris Saint-Germain (PSG) sebagai tim terbaik di dunia setelah raksasa Prancis itu mengalahkan timnya untuk menjuarai kompetisi tertinggi Eropa musim ini.

Arsenal gagal mengangkat piala paling bergengsi antarklub Eropa tersebut setelah takluk 3-4 lewat babak adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit dalam laga final membara yang berlangsung di Budapest pada Sabtu (30/5/2026).

Dominasi Mutlak Les Parisiens Paksa Arsenal Bertahan Total

Sepanjang jalannya laga sengit di Budapest, PSG memang menunjukkan kelasnya sebagai penguasa Eropa. Kualitas permainan dan dominasi raksasa Prancis ini membuat lini tengah dan belakang Arsenal kewalahan. The Gunners bahkan mencatat angka penguasaan bola di bawah 25 persen, sehingga terpaksa bertahan total demi menghalau gempuran bertubi-tubi dari barisan penyerang Les Parisiens.

Meskipun berada di bawah tekanan hebat, Arsenal sebenarnya sempat mengejutkan publik lewat gol cepat Kai Havertz yang membawa mereka memimpin lebih dulu. Namun, PSG berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Ousmane Dembele pada babak kedua. Gol balasan dari Dembele ini sekaligus membawa PSG menyamai rekor fantastis dengan mencetak 45 gol dalam satu musim kompetisi Eropa.

"Saya mengucapkan selamat kepada PSG, khususnya Luis (Enrique), karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia," kata Arteta setelah pertandingan seperti diwartakan TNT Sports.

"Apa yang mampu mereka lakukan dengan bola dan aksi individual, saya belum pernah melihatnya. Bukan soal rencana bermain dalam situasi tertentu ketika tidak menguasai bola, tetapi mereka memaksa Anda bermain seperti itu. Jadi pujian lebih besar pantas diberikan kepada para pemain mereka," puji Arteta secara terbuka kepada sang lawan.

Soroti Keputusan Wasit Soal Pelanggaran Noni Madueke

Kemenangan dramatis lewat adu penalti dengan skor 4-3 ini memastikan gelar juara Liga Champions kedua secara beruntun bagi PSG. Hasil manis tersebut menegaskan dominasi klub kaya Prancis itu yang mana pada musim lalu juga sukses naik ke podium tertinggi di kompetisi yang sama.

Di sisi lain, Mikel Arteta tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya yang mendalam. Pelatih asal Spanyol itu menilai anak asuhnya belum berada pada level yang sama dengan PSG, terutama dalam hal ketenangan memegang bola dan kualitas permainan di lapangan.

Selain memuji lawan, sang juru taktik juga menyoroti satu momen krusial yang luput dari perhatian wasit. Arteta menyayangkan keputusan pengadil lapangan yang tidak memberikan hadiah penalti kepada Arsenal saat winger mereka, Noni Madueke, dijatuhkan di area terlarang dalam situasi skor masih sama kuat 1-1.

Namun, pelatih berusia 44 tahun itu memilih untuk berlapang dada menerima hasil akhir. Ia menegaskan bahwa Meriam London harus terus berkembang pesat jika ingin mengangkat trofi juara di masa depan.

Evaluasi Besar Arsenal Menuju Level Tertinggi Eropa

Laga final musim ini menandai penampilan kedua bagi klub London Utara tersebut dalam partai puncak turnamen tertinggi Eropa. Arsenal terakhir kali mencapai fase pamungkas ini tepat 20 tahun yang lalu, ketika mereka harus mengakui keunggulan Barcelona dalam laga final di kota Paris.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com