fin.co.id — Kabar mengejutkan datang dari panggung sepak bola internasional menjelang turnamen akbar antarnegara. Tim nasional Iran untuk Piala Dunia dilaporkan hanya diizinkan masuk dan keluar dari wilayah Amerika Serikat pada hari yang sama dengan jadwal pertandingan mereka.
Aturan super ketat ini mencuat setelah otoritas setempat memberlakukan pembatasan visa bagi delegasi Teheran. Langkah tersebut menjadi imbas langsung dari konflik yang sedang berlangsung antara Washington dan Teheran belakangan ini.
“Kami bisa masuk pada pagi hari dan harus keluar lagi pada hari yang sama,” kata Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, kepada wartawan pada Minggu, 7 Juni 2026.
Dampak Geopolitik Terhadap Persiapan Team Melli
Ketegangan yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Februari lalu, akhirnya memaksa Timnas Iran untuk merombak total seluruh agenda persiapan mereka. Masalah pembatasan izin tinggal ini tentu memengaruhi kenyamanan dan kesiapan fisik para pemain di atas lapangan hijau.
Akibat situasi tersebut, skuad Iran saat ini terpaksa mengalihkan pusat pelatihan atau pemusatan latihan mereka ke negara tetangga, Meksiko. Keputusan ini otomatis membatalkan rencana awal tim yang semula ingin menggelar latihan intensif di Tucson, Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat.
Meskipun pihak terkait sudah memberlakukan gencatan senjata dan upaya diplomatik masih berlanjut untuk mencapai kesepakatan damai, perselisihan AS-Iran terbukti membawa dampak nyata ke ranah olahraga internasional.
Baca Juga
Pemain Kunci dan Jajaran Pelatih
Menghadapi rintangan logistik yang berat, skuad asuhan Amir Ghalenoei ini tetap membawa komposisi tim terbaiknya. Mehdi Taremi tetap menjadi andalan utama Iran di lini depan. Penyerang berusia 33 tahun itu memiliki pengalaman bermain di level tertinggi Eropa bersama Porto di Liga Portugal dan Inter Milan di Serie A. Ketajaman serta pengalamannya di laga-laga besar membuat Taremi menjadi tumpuan utama Team Melli dalam mencetak gol.
Di sektor pertahanan, Majid Hosseini menjadi salah satu pemain yang diandalkan berkat pengalaman internasionalnya. Bek yang berkarier di Liga Turki tersebut telah merasakan atmosfer Piala Dunia dan diharapkan menjadi pemimpin di lini belakang Iran. Sementara itu, Allahyar Sayyadmanesh hadir sebagai representasi generasi muda Iran.
Penyerang serbabisa ini memiliki pengalaman bermain di Inggris, Turki, dan Belgia, di mana kecepatan serta fleksibilitasnya dalam menyerang menjadi salah satu senjata penting Iran.
Timnas Iran sendiri ditangani oleh Amir Ghalenoei, yang kembali dipercaya memimpin Team Melli untuk Piala Dunia 2026. Ghalenoei merupakan salah satu pelatih paling berpengalaman di Iran. Ia pernah meraih sejumlah gelar domestik bersama Esteghlal dan memiliki pengalaman menangani tim nasional sejak pertengahan 2000-an. Kehadirannya diharapkan mampu membawa Iran melangkah lebih jauh dibandingkan pencapaian-pencapaian sebelumnya.
Baca Juga
Peta Persaingan Sengit di Grup G
Iran nantinya harus melewati adu taktik yang sengit di fase grup. Persaingan di Grup G diprediksi berlangsung ketat karena dihuni oleh tim-tim kuat dunia, yaitu:
- Belgia yang menjadi unggulan utama grup berkat pengalaman dan kualitas skuadnya.
- Mesir yang memiliki Mohamed Salah yang dapat menjadi pembeda di setiap pertandingan.
- Selandia Baru yang berpotensi menjadi lawan yang tidak bisa diremehkan oleh lini belakang Iran.