Merasa Diperlakukan Tak Adil Selama Piala Dunia, Iran Ajukan Protes ke FIFA!

sport.fin.co.id - 19/06/2026, 17:11 WIB

Merasa Diperlakukan Tak Adil Selama Piala Dunia, Iran Ajukan Protes ke FIFA!

Tim Piala Dunia Iran protes ke FIFA karena pembatasan perjalanan di AS.

fin.co.id - Tim nasional sepak bola Iran berencana mengajukan keluhan resmi kepada FIFA. Langkah ini mereka ambil karena merasa mendapat perlakuan tidak adil berupa pembatasan perjalanan selama mengikuti turnamen di Amerika Utara.

Juru bicara federasi sepak bola Iran menyampaikan langsung keluhan tersebut pada Kamis, 18 Juni 2026. Pihak Iran merasa penyelenggara turnamen mempersulit ruang gerak mereka, yang akhirnya mengacaukan seluruh agenda tim.

“Meskipun telah menyerahkan jadwal persiapan untuk turnamen jauh-jauh hari, tim nasional sepak bola Iran sekali lagi menghadapi pembatasan yang diberlakukan oleh penyelenggara, yang memengaruhi pelaksanaan rencana staf teknisnya,” ujar juru bicara tersebut.

Alasan Timnas Iran Mengajukan Protes Resmi ke FIFA

Perselisihan ini meruncing menjelang laga krusial Iran melawan Belgia di Los Angeles pada hari Minggu nanti. Skuad Iran sebenarnya ingin terbang dari markas mereka di Tijuana, Meksiko, menuju Amerika Serikat dua hari sebelum pertandingan kick-off. Namun, pihak berwenang menolak mentah-mentah permintaan tersebut.

Padahal, staf teknis Iran membutuhkan waktu ekstra agar fisik para pemain tetap prima saat bertanding di siang hari.

“Mengingat pertandingan akan dimainkan pukul 12:00 siang waktu setempat di Los Angeles, Federasi Sepak Bola Iran meminta agar tim diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Los Angeles dua hari sebelum pertandingan,” kata sang juru bicara menambahkan.

“Tujuannya adalah untuk memberikan waktu yang cukup bagi para pemain untuk beradaptasi dengan kondisi pertandingan, menyelesaikan sesi latihan terakhir mereka, dan menyelesaikan persiapan. Terlepas dari alasan teknis yang disampaikan oleh federasi, permintaan tersebut sekali lagi ditolak.”

Selain masalah laga kontra Belgia, timnas Iran juga memendam amarah akibat kejadian sebelumnya. Mereka terpaksa harus langsung angkat kaki meninggalkan Los Angeles pada malam hari setelah laga pertama mereka selesai, yaitu saat mereka bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru.

Tanggapan dan Bantahan Pemerintah Amerika Serikat

Mendengar tudingan miring tersebut, pemerintah Amerika Serikat langsung pasang badan dan membantah klaim sepihak dari federasi Iran.

Direktur Eksekutif Gugus Tugas FIFA Gedung Putih, Andrew Giuliani, memberikan klarifikasi resmi pada hari Senin. Menurut Giuliani, otoritas terkait sudah memberikan informasi sejak jauh-jauh hari kepada pihak Iran mengenai regulasi ketat masuk ke wilayah AS.

Iran sudah tahu bahwa mereka hanya memiliki izin masuk ke Amerika Serikat satu hari sebelum pertandingan dimulai.

“Tim akan diizinkan masuk, satu hari sebelum pertandingan, jadi sehari sebelum pertandingan,” kata Giuliani saat berbicara kepada CBS News.

“Mereka akan diminta untuk pergi pada hari pertandingan berakhir, jadi pada malam pertandingan. Dan mereka akan dapat melakukan hal itu lagi di Los Angeles.”

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID