Bola . 22/06/2026, 07:47 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Tim nasional Iran kembali menorehkan hasil positif dan berhasil mengamankan posisi teratas pada laga kedua mereka di babak penyisihan grup. Skuad asuhan Iran tersebut sukses memimpin klasemen sementara Grup G Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang tim kuat Belgia dengan skor 0-0 dalam pertandingan sengit yang berlangsung di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Senin.
Hasil seri tanpa gol ini membawa tim nasional Iran mengoleksi dua poin dari dua pertandingan. Berkat kedisiplinan tinggi sepanjang laga, skuad Iran kini berhak menduduki peringkat pertama karena unggul dalam selisih gol atas timnas Belgia yang juga mengantongi jumlah angka yang sama di papan klasemen.
Sejak awal pertandingan, barisan pertahanan Iran menghadapi gempuran hebat dari lawan. Meski berada di bawah tekanan besar, disiplinnya barisan belakang timnas Iran serta performa luar biasa dari kiper Alireza Beiranvand membuat gawang mereka tetap perawan hingga waktu turun minum.
Walau lebih banyak bertahan di area sendiri, Iran sebenarnya sempat mengejutkan lawan dan membobol gawang musuh pada menit ke-25 lewat aksi Mehdi Taremi. Penyerang asal klub Olympiacos tersebut sukses mengelabui kiper kawakan lawan setelah memanfaatkan umpan matang dari rekannya, Ehsan Hajsafi. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah peninjauan Video Assistant Referee (VAR) menunjukkan bahwa Mehdi Taremi sudah berdiri dalam posisi offside terlebih dahulu sebelum menerima bola.
Memasuki paruh kedua, momentum besar berpihak pada Iran pada menit ke-66 sewaktu mereka unggul jumlah pemain. Mehdi Taremi yang berhasil merebut bola liar akibat kesalahan fatal lini belakang musuh, langsung melesat menuju posisi satu lawan satu dengan kiper sebelum akhirnya bek lawan, Nathan Ngoy, menjatuhkannya dan menerima kartu merah langsung.
Unggul dalam jumlah pemain di atas lapangan membuat tim nasional Iran tampil lebih berani dalam keluar menyerang. Mereka berulang kali melancarkan tekanan hebat serta menebar ancaman nyata ke area kotak penalti lawan. Di akhir laga, Alireza Beiranvand menjelma sebagai pahlawan sejati bagi tim nasional Iran berkat performa luar biasa di bawah mistar gawang. Penjaga gawang tangguh berusia 33 tahun tersebut sukses mencatatkan total tujuh kali penyelamatan penting sepanjang laga berlangsung demi memastikan Iran pulang membawa satu poin berharga.
Di sisi lain, timnas Belgia justru harus kembali gigit jari karena gagal meraih tiga poin penuh untuk kedua kalinya. Pasukan Rudi Garcia sebenarnya langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama berbunyi. Skuad Setan Merah mendominasi jalannya laga sejak menit awal dan sukses menguasai aliran bola dengan persentase penguasaan bola mencapai 77 persen pada sepuluh menit pertama pertandingan.
Sepanjang babak pertama, skuad Setan Merah terus bertumpu pada kreativitas duet gelandang Kevin De Bruyne dan Youri Tielemans demi membongkar pertahanan berlapis Iran, namun usaha mereka selalu kandas. Guna memecah kebuntuan dan menambah daya gedor di lini depan pada babak kedua, pelatih Rudi Garcia sempat memasukkan tenaga baru, yaitu Dodi Lukebakio dan Hans Vanaken, sebelum akhirnya petaka kartu merah Nathan Ngoy merusak strategi mereka.
Saat Iran mulai berani menekan di sisa waktu laga, kiper Thibaut Courtois untungnya tetap menunjukkan kualitas kelas dunianya dengan mementahkan peluang-peluang emas Iran, sehingga Belgia terhindar dari kekalahan.
Susunan Pemain Kedua Tim
Iran (5-4-1): Alireza Beiranvand; Saleh Hardani, Hossein Kanaani, Shoja Khalilzadeh, Ali Nemati, Ehsan Hajsafi; Mohammad Mohebbi, Saeid Ezatolahi, Saman Ghoddos, Ramin Rezaeian; Mehdi Taremi.
Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Thomas Meunier, Brandon Mechele, Nathan Ngoy, Maxim De Cuyper; Youri Tielemans, Nicolas Raskin; Alexis Saelemaekers, Kevin De Bruyne, Leandro Trossard; Romelu Lukaku.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media