Balap . 12/08/2026, 22:13 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Marc Marquez mengalami salah satu akhir pekan terberatnya sejak menjalani operasi pada Mei lalu. Pembalap Ducati Lenovo itu bahkan mengaku tidak mampu mengendalikan lengan kanannya dengan baik saat balapan MotoGP Silverstone.
Marquez sebenarnya berharap kondisi fisiknya menjadi lebih kuat setelah jeda musim panas. Namun, apa yang terjadi di Silverstone justru jauh dari harapan.
Juara dunia bertahan tersebut hanya mampu finis di posisi ketujuh pada balapan utama. Hasil itu membuatnya menjadi pembalap Ducati ketiga yang melewati garis finis, di belakang Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio.
Dalam video Inside Ducati yang memperlihatkan suasana setelah balapan, Marquez mengungkapkan kondisi fisiknya kepada tim.
"Secara fisik saya tidak berada di sana," kata Marquez seperti dikutip Crash.net.
Ia kemudian memberikan gambaran yang lebih mengkhawatirkan mengenai kondisi lengan kanannya.
"Saya berada dalam risiko mengalami kecelakaan. Saya tidak bisa mengendalikan lengan kanan saya."
Masalah tersebut disebut terasa ketika Marquez mencoba mempertahankan performanya sepanjang balapan. Ia bahkan mengaku sempat kehilangan kendali bagian depan motornya di beberapa tikungan.
"Dibandingkan saat latihan... saya kehilangan bagian depan di Tikungan 1 dan 9. Saya tidak menyukainya," ujar Marquez.
Kondisi itu menjadi persoalan serius karena Marquez membutuhkan kontrol fisik yang sangat presisi untuk mengendalikan motor MotoGP, terutama ketika mengerem keras dan memasuki tikungan dengan kecepatan tinggi.
Silverstone menjadi ujian berat bagi Marquez setelah dirinya menjalani operasi pada Mei untuk mengatasi saraf yang tertekan.
Sebelum balapan, Marquez berharap jeda musim panas bisa memberinya waktu untuk memulihkan kondisi tubuh. Namun, hasil di Inggris menunjukkan bahwa masalah fisik tersebut masih memberikan pengaruh.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media