Sementara itu, Ekuador finis di posisi ketiga dengan empat poin dan berhak melaju ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Klasemen akhir Grup E:
| Pos | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Jerman | 3 | 2 | 0 | 1 | 6 |
| 2 | Pantai Gading | 3 | 2 | 0 | 1 | 6 |
| 3 | Ekuador | 3 | 1 | 1 | 1 | 4 |
| 4 | Curaçao | 3 | 0 | 1 | 2 | 1 |
Kimmich Akui Kekalahan Jerman Layak
Kapten Jerman, Joshua Kimmich, mengakui timnya kehilangan kendali pertandingan setelah unggul lebih dulu.
"Kami memulai pertandingan dengan baik, tetapi kemudian terlalu mudah kehilangan bola dan terus mengundang mereka menyerang. Kami membuat segalanya menjadi mudah bagi mereka. Di babak kedua, kekalahan ini memang pantas," ujar Kimmich kepada ARD.
Penyerang Jerman, Deniz Undav, juga memberikan pujian kepada penampilan Ekuador.
Baca Juga
"Ekuador bermain lebih agresif dan lebih tajam daripada kami. Itu menjadi pelajaran bagi kami. Kami tidak bermain cukup langsung dan tidak mampu menciptakan banyak peluang," kata Undav.
Di kubu pemenang, pelatih Ekuador Sebastian Beccacece mendedikasikan keberhasilan timnya kepada seluruh rakyat Ekuador.
"Ini bukan tentang apa artinya bagi saya. Ini untuk masyarakat kami. Para pemainlah yang memberikan tiket kelolosan ini. Biarkan mereka merayakannya dan menikmatinya," ujar Beccacece.
Sementara Gonzalo Plata menegaskan keberhasilan lolos ke fase gugur menjadi bukti kerja keras seluruh skuad.
Baca Juga
"Tim ini sangat percaya pada kemampuan sendiri. Kami memiliki 26 pemain yang siap memberikan segalanya untuk Ekuador. Para suporter pantas mendapatkan momen ini karena mereka selalu mendukung kami di setiap stadion," kata Plata.
Penutup
Kekalahan 1-2 dari Ekuador memang menghentikan laju sempurna Jerman di fase grup. Namun hasil tersebut tidak mengubah status Der Panzer sebagai juara Grup E dan salah satu unggulan menuju babak 32 besar.