Bola . 02/07/2026, 12:30 WIB

Luka Modric Masih Prima di Usia 40, Ini Rahasia Kebugarannya

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

fin.co.id - Luka Modric kembali membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap tampil di level tertinggi sepak bola dunia. Di usia 40 tahun, kapten Kroasia itu masih menjadi sosok sentral bagi tim nasionalnya dan bersiap menghadapi Portugal pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Penampilan konsisten Modric sepanjang turnamen menjadi bukti bahwa kombinasi disiplin, latihan terukur, kecerdasan bermain, dan perawatan fisik mampu memperpanjang karier seorang pemain hingga usia yang jarang dicapai pesepak bola profesional.

Tetap Jadi Andalan Kroasia

Modric memasuki laga melawan Portugal dengan catatan 201 penampilan bersama tim nasional Kroasia. Ia juga baru saja mencatatkan rekor sebagai pemain tertua dalam sejarah Piala Dunia yang memberikan assist, setelah mengirim umpan dari sepak pojok yang diselesaikan Nikola Vlasic saat Kroasia mengalahkan Ghana pada fase grup.

Meski usianya telah menginjak 40 tahun, kualitas permainan Modric tetap menjadi tumpuan Kroasia. Kemampuannya mengatur tempo, membaca permainan, serta mengalirkan bola ke berbagai sisi lapangan masih menjadi senjata utama tim berjuluk Vatreni tersebut.

Program Latihan yang Dilakukan Hampir Setiap Hari

Salah satu rahasia kebugaran Modric berasal dari rutinitas latihan yang sangat disiplin. Pelatih fisiknya sejak 2012, Vlatko Vucetic, mengungkapkan bahwa gelandang veteran tersebut menjalani latihan tambahan selama sekitar 45 menit sebelum mengikuti sesi latihan bersama tim.

Rutinitas itu dilakukan sekitar 350 hari setiap tahun. Program tersebut meliputi latihan menggunakan resistance band, penguatan otot lengan dan bahu, latihan inti tubuh atau core, hingga penguatan otot kaki.

Tujuan utamanya bukan hanya menjaga kebugaran, tetapi juga mencegah cedera serta memperpanjang masa bermain di level tertinggi.

Menurut Vucetic, setelah memasuki usia 30 tahun, seorang atlet mulai kehilangan massa otot secara alami. Karena itu, latihan yang lebih terstruktur menjadi sangat penting agar performa tetap terjaga.

Kecerdasan Bermain Jadi Senjata Utama

Selain kondisi fisik, Modric juga mengandalkan kecerdasan bermain yang luar biasa. Ia dikenal mampu membaca situasi pertandingan lebih cepat dibanding banyak pemain lain.

Sebelum menerima bola, Modric hampir selalu lebih dulu mengamati posisi rekan setim maupun lawan. Hal itu membuatnya mampu menentukan keputusan dengan cepat tanpa harus mengeluarkan energi berlebihan.

Kemampuan membaca permainan tersebut membuatnya jarang terlambat dalam mengantisipasi situasi. Ia juga tidak perlu melakukan sprint yang tidak diperlukan sehingga dapat menghemat tenaga sepanjang pertandingan.

Meski kecepatan larinya tidak lagi seperti saat muda, teknik, visi bermain, dan akurasi umpannya tetap membuat Modric mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com