Bola . 03/07/2026, 12:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Riyad Mahrez belum ingin mengakhiri perjalanan bersama tim nasional Aljazair. Meski mengakui mulai mempertimbangkan pensiun dari sepak bola internasional setelah Piala Dunia 2026, sang kapten bertekad menunda keputusan tersebut dengan membawa Aljazair melangkah sejauh mungkin di turnamen terbesar dunia.
Pemain berusia 35 tahun itu menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Aljazair lolos ke babak 32 besar. Kini, Mahrez berharap tim berjuluk Fennecs mampu menciptakan sejarah baru saat menghadapi Swiss di fase gugur.
Mahrez mengenang perjalanan panjangnya bersama tim nasional sejak menjalani debut di Piala Dunia 2014. Dalam kurun waktu 12 tahun, ia berkembang dari pemain muda menjadi pemimpin yang membawa pengalaman besar bagi Aljazair.
"Ketika keberuntungan berpihak kepada Anda, manfaatkan sebaik mungkin. Jika tidak, bersabarlah," ujar Mahrez, mengutip peribahasa Arab yang menurutnya menggambarkan perjalanan kariernya.
Ia mengaku kini lebih menghargai setiap kesempatan membela negaranya dibanding saat pertama kali tampil di panggung Piala Dunia.
Peran Mahrez begitu terasa pada fase grup. Setelah tidak dimainkan sebagai starter saat Aljazair kalah 0-3 dari Argentina pada laga pembuka, kehadirannya langsung memberi dampak besar.
Dalam dua pertandingan berikutnya sebagai starter, Aljazair mengumpulkan empat poin. Mahrez mencetak dua gol, termasuk dua gol penting saat bermain imbang 3-3 melawan Austria yang memastikan negaranya lolos ke babak gugur untuk kedua kalinya sepanjang sejarah Piala Dunia setelah edisi 2014.
Mahrez mengaku sempat memiliki target pribadi untuk mencetak gol, namun tetap menegaskan bahwa kelolosan tim menjadi prioritas utama.
"Yang terpenting adalah kami berhasil lolos. Meski begitu, saya juga memiliki target pribadi untuk bisa mencetak gol," katanya.
Dua gol tersebut juga membuat Mahrez menyamai rekor sebagai pencetak gol terbanyak Aljazair di ajang Piala Dunia bersama Salah Assad, Abdelmoumene Djabou, dan Islam Slimani.
Meski mulai memikirkan pensiun dari tim nasional, Mahrez belum ingin momen tersebut datang dalam waktu dekat.
Ia mengakui sudah menjalani perjalanan panjang bersama Aljazair yang penuh pengorbanan, mulai dari pertandingan, perjalanan panjang, hingga berbagai tantangan selama lebih dari satu dekade.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media