Kapten Brasil, Marquinhos, turut menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kegagalan timnya. Bek berusia 32 tahun itu mengaku para pemain senior harus bertanggung jawab agar generasi berikutnya dapat berkembang tanpa tekanan berlebihan.
"Saya yang bertanggung jawab. Saya sebagai kapten bersama para pemain senior harus memikul tanggung jawab ini agar generasi berikutnya bisa bekerja dengan pikiran yang lebih tenang," kata Marquinhos.
Ia juga meminta para pendukung memberi waktu kepada tim untuk berkembang. Menurutnya, Brasil memiliki empat tahun untuk membangun kekuatan baru demi kembali bersaing memperebutkan gelar Piala Dunia.
Brasil Memulai Era Baru
Kegagalan di babak 16 besar menjadi pukulan bagi Brasil yang selalu datang sebagai salah satu favorit juara. Namun, Ancelotti tetap optimistis masa depan Tim Samba masih cerah.
Dengan proses regenerasi yang akan terus berjalan serta evaluasi menyeluruh terhadap skuad, Brasil kini memulai perjalanan baru menuju Piala Dunia 2030. Tantangan besar menanti Ancelotti untuk mengembalikan Selecao sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Referensi
- FIFA, Ancelotti: This is the Beginning Not the End for Brazil