Balap . 09/08/2026, 11:15 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Pengurangan kapasitas mesin tentu akan berdampak terhadap performa.
Namun, MotoGP tidak hanya ditentukan oleh kecepatan maksimum. Akselerasi, pengereman, stabilitas, grip ban dan kemampuan pembalap memanfaatkan motor juga menentukan hasil akhir.
Regulasi 2027 dirancang dengan tujuan mengurangi sejumlah aspek ekstrem dari motor MotoGP modern.
Dengan aerodinamika yang lebih terbatas dan perangkat ride-height yang dilarang, motor diharapkan tidak lagi terlalu bergantung pada perangkat teknis untuk menghasilkan performa.
Hal tersebut berpotensi membuat pertarungan antarpembalap lebih dekat.
Espargaro melihat salah satu perubahan paling menarik justru datang dari pembalap yang akan naik dari Moto2.
Moto2 menggunakan ban Pirelli dan mesin 765cc. Karena itu, pembalap Moto2 sudah memiliki pengalaman dengan karakter ban yang nantinya digunakan di MotoGP.
Bagi pembalap MotoGP saat ini, pergantian dari Michelin ke Pirelli akan menjadi tantangan besar.
Sementara itu, pembalap yang datang dari Moto2 justru bisa memiliki keuntungan adaptasi.
Espargaro bahkan mengatakan dirinya merasa lebih siap mengendarai motor Moto2 setelah menjalani pengujian motor 850cc dan Pirelli.
Situasi ini membuat beberapa pendatang baru pada 2027 berpotensi langsung tampil kompetitif.
Perubahan ban juga dapat memberikan keuntungan kepada pabrikan tertentu.
Espargaro menilai Ducati memiliki alasan kuat untuk menjadi salah satu kandidat yang cepat beradaptasi dengan Pirelli.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media