Balap . 10/08/2026, 18:28 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Marc Marquez mengalami salah satu akhir pekan terburuknya di MotoGP setelah hanya mampu finis ketujuh pada Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone. Pembalap Ducati itu mengakui dirinya memang tidak mampu bersaing dengan para rival di barisan depan.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Marquez yang sebelumnya datang ke Silverstone dengan kepercayaan diri tinggi. Ia hanya terpaut 18 poin dari pemimpin klasemen setelah mencatatkan kemenangan ganda di Sachsenring.
Namun, situasi berubah drastis di Inggris. Setelah akhir pekan yang sulit, Marquez kini tertinggal 40 poin dari Jorge Martin dalam perebutan gelar juara dunia.
Marquez sebenarnya mengawali balapan utama dengan cukup baik. Ia sempat berada di posisi keempat pada fase awal lomba dan menjadi salah satu pembalap Ducati terdepan.
Namun, kecepatannya tidak mampu dipertahankan. Alex Marquez kemudian berhasil melewatinya pada lap keenam dari 20 lap yang dijalankan.
Tidak lama berselang, Pedro Acosta juga menyalip Marc. Fabio Di Giannantonio kemudian membuat posisi Marquez semakin merosot pada fase akhir balapan.
Marquez akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ketujuh, terpaut 9,6 detik dari Raul Fernandez yang keluar sebagai pemenang bersama Trackhouse Aprilia.
Setelah balapan, Marquez tidak mencari alasan atas hasil tersebut.
“Diri saya sendiri,” ujar Marquez ketika ditanya mengenai masalah utamanya dibandingkan pembalap Ducati lainnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Marquez memahami keterbatasannya pada akhir pekan tersebut.
Salah satu persoalan yang masih dihadapi Marquez adalah kondisi fisiknya. Pembalap asal Spanyol tersebut sebelumnya berharap jeda musim panas bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kondisi bahunya.
Marquez memang merasa ada perkembangan. Bahkan, ia menyebut mampu menjalani sesi time attack dengan lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media