Balap . 10/08/2026, 18:28 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Namun, daya tahan fisik masih menjadi persoalan.
“Endurance adalah bagian yang perlu saya coba tingkatkan,” kata Marquez.
Kondisi tersebut menjadi penting karena MotoGP bukan hanya membutuhkan kecepatan dalam satu lap. Pembalap harus mampu mempertahankan performa selama Sprint dan balapan utama, terutama ketika harus mengendalikan motor dalam kondisi ban yang semakin menurun.
Pada Sprint Silverstone, Marquez mengalami persoalan besar dengan degradasi ban belakang. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan mempertahankan kecepatan dan akhirnya finis kesembilan.
Pada balapan utama, situasinya sedikit lebih baik.
Marquez dan para rivalnya menggunakan ban belakang medium. Ia mengatakan ban bekerja lebih baik sehingga tidak mengalami penurunan performa secara drastis seperti pada Sprint.
Namun, perbaikan tersebut belum cukup untuk membuatnya kembali bersaing di posisi terdepan.
Marquez bahkan menilai posisi ketujuh sebenarnya sudah menjadi hasil yang dapat diperkirakan sebelum balapan.
“Target optimistis adalah lima besar, tetapi kami tidak mampu mengelolanya dengan cara terbaik dan akhirnya finis ketujuh,” ujar Marquez.
Hasil di Silverstone juga memperlihatkan situasi menarik di antara dua bersaudara Marquez.
Alex yang menggunakan motor Ducati yang sama mampu tampil lebih cepat dibandingkan Marc. Alex bahkan berhasil menyalip kakaknya dan mempertahankan posisi lebih baik sepanjang balapan.
Marc mengakui keunggulan tersebut secara terbuka.
Ia menyebut Alex memang tampil sangat baik dan lebih cepat pada akhir pekan tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media