Marc Marquez Terpuruk Di Silverstone, Akui Tak Mampu Lawan Rival
Marc Marquez mengalami salah satu akhir pekan terburuknya di MotoGP setelah hanya mampu finis ketujuh pada Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone. Pembalap
Namun, daya tahan fisik masih menjadi persoalan.
“Endurance adalah bagian yang perlu saya coba tingkatkan,” kata Marquez.
Kondisi tersebut menjadi penting karena MotoGP bukan hanya membutuhkan kecepatan dalam satu lap. Pembalap harus mampu mempertahankan performa selama Sprint dan balapan utama, terutama ketika harus mengendalikan motor dalam kondisi ban yang semakin menurun.
Masalah Ban Tidak Separah Sprint
Pada Sprint Silverstone, Marquez mengalami persoalan besar dengan degradasi ban belakang. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan mempertahankan kecepatan dan akhirnya finis kesembilan.
Pada balapan utama, situasinya sedikit lebih baik.
Marquez dan para rivalnya menggunakan ban belakang medium. Ia mengatakan ban bekerja lebih baik sehingga tidak mengalami penurunan performa secara drastis seperti pada Sprint.
Baca Juga
Namun, perbaikan tersebut belum cukup untuk membuatnya kembali bersaing di posisi terdepan.
Marquez bahkan menilai posisi ketujuh sebenarnya sudah menjadi hasil yang dapat diperkirakan sebelum balapan.
“Target optimistis adalah lima besar, tetapi kami tidak mampu mengelolanya dengan cara terbaik dan akhirnya finis ketujuh,” ujar Marquez.
Alex Marquez Justru Lebih Cepat
Hasil di Silverstone juga memperlihatkan situasi menarik di antara dua bersaudara Marquez.
Baca Juga
Alex yang menggunakan motor Ducati yang sama mampu tampil lebih cepat dibandingkan Marc. Alex bahkan berhasil menyalip kakaknya dan mempertahankan posisi lebih baik sepanjang balapan.
Marc mengakui keunggulan tersebut secara terbuka.
Ia menyebut Alex memang tampil sangat baik dan lebih cepat pada akhir pekan tersebut.